alexametrics

Bintara TNI Pemilik Amunisi Ilegal Meninggal di Tahanan Polisi Militer, Ini Penjelasan Kodam

loading...
Bintara TNI Pemilik Amunisi Ilegal Meninggal di Tahanan Polisi Militer, Ini Penjelasan Kodam
Sertu Robert Kainama, Bintara Kodim 1710/Mimika, terpidana kasus kepemilikan amunisi secara illegal ditemukan meninggal dunia di Rumah Tahanan Militer PomdamXVII/Cenderawasih, Senin (07/01/2020). Foto Kapendam Kol Cpl Eko D/Antara/A Rumagit
A+ A-
JAYAPURA - Sertu Robert Kainama, Bintara Kodim 1710/Mimika, terpidana kasus kepemilikan amunisi secara illegal ditemukan meninggal dunia di Rumah Tahanan Militer PomdamXVII/Cenderawasih, Senin (07/01/2020). Beberapa spekulasi atas kematian prajurit TNI ini pun bermunculan. Namun Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto menyatakan, Sertu Robert meninggal dunia karena komplikasi berbagai penyakit seperti paru-paru basah, diabetes dan asam urat. Penyakit ini dia derita sejak tahun 2015. (Baca: Diduga Jual Ratusan Amunisi ke OPM, Seorang Oknum TNI Ditangkap Intel Kodim Sorong)

“Almarhum meninggal karena mengalami sakit akut, dia ada riwayat sakit asam urat, diabetes militus dan paru-paru basah, kondisi terakhir dari informasi yang kita terima karena sakit komplikasi yang dideritanya,” jelas Kapendam dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (8/1/2020).

Menurut Kapendam, tidak ada tanda-tanda ketidakwajaran yang dialami sebelum meninggal dunia. ‘’Keterangan dari Kepala Rumah Sakit Mathein Indey Kolonel CKM Budiyanto bahwa yang bersangkutan memang ada riwayat sakit asam urat dan diabetes militus, hasil dari autopsi luar juga menunjukkan tidak ada tanda-tanda ketidakwajaran yang menyebabkan almarhum meninggal,’’ ungkapnya.



Kapendam menegasakan, meninggalnya Sertu Robert awalnya diketahui anggota jaga Tahanan Militer Waena (RTM) yang melaksanakan pengecekan rutin dan menemukan almarhum sudah terbaring kaku di dalam ruang tahanan.

Selanjutnya, kejadian tersebut ke Denkesyah Waena dan dirujuk menuju RS Marthen Indey untuk dilakukan pemeriksaaan secara intensif.

Diperkirakan korban sudah enam jam meninggal dunia sejak ditemukan pertama kali oleh petugas jaga.

Jenazah korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan disemayamkan di Rumah Duka Asrama Kodim 1710/Mimika.

“Kami dari pihak Kodam XVII/Cenderawasih sudah menyerahkan kepada pihak keluarga di Asrama Kodim Mimika. Rencana jenazah akan dimakamkan di TPU SP1 Mimika hari ini,” tandas Kapendam.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak