Gelar Workshop Peta Jalan di Bali, UI Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan

Senin, 18 November 2024 - 15:56 WIB
loading...
Gelar Workshop Peta...
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI) menggelar workshop Pendampingan Pembuatan Roadmap Pembangunan Desa di Desa warnasari Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Foto/SINDOnews
A A A
BALI - Bantu pemerintah wujudkan pembangunan nasional, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI) menggelar workshop Pendampingan Pembuatan Roadmap Pembangunan Desa. Kegiatan tersebut digelar di Desa warnasari Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi desa dan mendorong pembangunan yang signifikan dan berkelanjutan melalui perencanaan peta jalan desa yang yang baik dan benar.

Workshop yang dilaksanakan di Kantor Desa Warnasari ini dihadiri oleh Bappeda Kabupaten Jembrana, Badan Pusat Statistik Kabupaten Jembrana, aparatur desa, dan masyarakat desa Warnasari.

Baca juga: 7 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Terbaik Versi EduRank, Berapa Biaya Kuliah di UI?

Kegiatan yang dihadiri 50 orang peserta ini disambut Kepala Desa Warnasari, I Ketut Widastra, B.A, selaku tuan rumah. Dalam kesempatan itu, I Ketut Widastra, selain menyambut tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian desanya yang berhasil meraih penghargaan nasional sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dari Badan Pusat Statistik Nasional (BPS) pada 2023.

Hal itu tidak lepas dari peran penting peta jalan pembangunan desa atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) sebagai acuan pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan desa.

Baca juga: Pengmas FIA UI Tingkatkan Internalisasi Entrepreneurial Mindset di Kalangan Pelajar Jakarta

Perwakilan Bappeda Kabupaten Jembrana Ni Komang Ayu Sri Swardani memaparkan secara rinci potensi, tantangan, dan kekurangan yang dihadapi Kabupaten Jembrana, serta menekankan pentingnya keselarasan dalam penyusunan peta jalan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan. “Peta jalan pembangunan desa harus selaras dengan kabupaten, provinsi, dan nasional,” tegasnya.

Sekretaris Desa Warnasari I Putu Muliarta menguraikan secara rinci proses penyusunan RPJMDES atau peta jalan pembangunan desa Warnasari. Putu menjelaskan pentingnya penerapan SWOT dan penggunaan data yang tepat dan akurat dalam penyusunan peta jalan pembangunan desa.

"Kami bekerja sama dengan BPS melalui program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) untuk memastikan kebijakan yang diambil berbasis data, seperti dalam pengelolaan sampah, di mana kami menghitung data pengeluaran sampah per unit rumah sebelum membuat kebijakan,” tuturnya.

Tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia pada kegiatan ini ikut serta membantu Pemerintah Desa Warnasari dalam menyusun RPJMDES yang harus di perbarui sebagai imbas dari kehadiran Undang-Undang No. 13 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang memperpanjang masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun dan dapat dipilih paling banyak 2 kali masa jabatan.

Dalam upayanya itu tim pengabdian masyarakat yang diketuai Imam Subandi menyarankan adanya integrasi antara RPJMDES dengan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa. “Kami juga mengusulkan program hilirisasi produk desa dan pengembangan ekosistem digital untuk mendukung inovasi desa,” tambahnya.

Melalui workshop ini, Imam Subandi, turut membahas langkah-langkah strategis lain seperti pengembangan infrastruktur dasar, pemanfaatan teknologi informasi untuk layanan publik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Diskusi dan sesi tanya jawab yang dilakukan diakhir acara menghasilkan beragam rekomendasi konkret yang positif dan dapat segera diimplementasikan di Desa Warnasari. Di penutup sesi tanya jawab Imam Subandi, berharap Desa Warnasari dapat menjadi model pembangunan berbasis data yang selaras dengan SDGs dan mendukung visi pembangunan nasional.

Workshop ini menjadi bukti Universitas Indonesia sangat mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan sejalan dengan tujuan nasional untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tim pengabdian masyarakat UI berencana untuk terus melanjutkan program serupa di desa-desa lain, untuk mempercepat pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat luas.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved