Ridwan Kamil Dicecar Program di Jabar saat Debat Pilkada Jakarta: Banyak Kerja, Banyak Cerita
Senin, 18 November 2024 - 06:41 WIB
loading...
Cagub-Cawagub Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono memberikan keterangan kepada media usai debat pamungkas Pilkada Jakarta, Minggu (17/11/2024) malam. FOTO/ACHMAD AL FIQRI
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil menanggapi soal pasangan calon (paslon) mencecar dirinya terkait program-program semasa menjadi Gubernur Jawa Barat dalam debat pamungkas Pilkada Jakarta , Minggu (17/11/2024) malam. Ridwan Kamil merasa heran pertanyaannya yang dilontarkan malah tentang masa lalu.
"Karena saya juga heran ya, semua pertanyaannya tentang masa lalu. Sampai ada lagu khusus untuk RIDO. Nah, prinsip saya sederhana kan, banyak kerja, pasti banyak cerita. Sedikit kerja, sedikit cerita. Tidak ada kerja, tidak ada cerita,” kata Ridwan Kamil kepada media usai debat.
Menurutnya, pemimpin yang banyak kerja, akan memiliki banyak catatan. "Karena saya banyak kerja, mungkin ya masih banyak catatan cerita. Selalu saya sampaikan, seburuk-buruknya pemimpin, pemimpin yang nggak mau ambil risiko, nggak mau ambil keputusan, karena takut membawa perubahan yang penuh risiko. Saya bukan golongan itu," ujarnya.
"Saya golongan yang mau berimajinasi, mengeksekusi, kadang berhasil, mayoritas berhasil, tapi ada kurang-kurangnya," katanya.
"Karena saya juga heran ya, semua pertanyaannya tentang masa lalu. Sampai ada lagu khusus untuk RIDO. Nah, prinsip saya sederhana kan, banyak kerja, pasti banyak cerita. Sedikit kerja, sedikit cerita. Tidak ada kerja, tidak ada cerita,” kata Ridwan Kamil kepada media usai debat.
Menurutnya, pemimpin yang banyak kerja, akan memiliki banyak catatan. "Karena saya banyak kerja, mungkin ya masih banyak catatan cerita. Selalu saya sampaikan, seburuk-buruknya pemimpin, pemimpin yang nggak mau ambil risiko, nggak mau ambil keputusan, karena takut membawa perubahan yang penuh risiko. Saya bukan golongan itu," ujarnya.
"Saya golongan yang mau berimajinasi, mengeksekusi, kadang berhasil, mayoritas berhasil, tapi ada kurang-kurangnya," katanya.
Lihat Juga :