Paslon Fahmi-Dida Ingatkan Warga Pilih Kemeja Biru Nomor 1 di Pilkada Kota Sukabumi
Sabtu, 16 November 2024 - 22:55 WIB
loading...
Cawalkot Sukabumi Achmad Fahmi-Dida mengajak warga memilih nomor urut 1 di Pilkada Kota Sukabumi. Ftoo/SINDOnews/dharmawan aji
A
A
A
SUKABUMI - Calon Wali Kota (Cawalkot) Sukabumi Achmad Fahmi yang diusung PKS, Gerindra, PKB, Partai Perindo dan Partai Ummat berharap hingga waktu pencoblosan pilkada situasi Kota Sukabumi aman dan kondusif serta tidak ada pelanggaran pemilu.
Hal tersebut dikatakan Fahmi saat melakukan sosialisasi dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta bazar murah yang diselenggarakan oleh Partai Perindo di RT06/04, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (16/11/2024).
"Saya berharap ini menjelang 11 hari lagi menuju hari pemilihan pilkada, mudah-mudahan suasana, situasi dan kondisi Kota Sukabumi tetap menjadi kota yang aman, yang kondusif dan tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran," ujar Fahmi.
Baca juga: Achmad Fahmi: Calon Pemimpin Tepat Lahir dari Proses yang Baik
Fahmi juga berpesan kepada warga, agar jangan memilih pemimpin khususnya Wali Kota Sukabumi karena telah diberikan uang oleh salah satu calon ataupun tim suksesnya. Akan tetapi harus berdasarkan rekam jejak yang baik dan punya peninggalan track record sebelumnya.
Hal tersebut dikatakan Fahmi saat melakukan sosialisasi dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta bazar murah yang diselenggarakan oleh Partai Perindo di RT06/04, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (16/11/2024).
"Saya berharap ini menjelang 11 hari lagi menuju hari pemilihan pilkada, mudah-mudahan suasana, situasi dan kondisi Kota Sukabumi tetap menjadi kota yang aman, yang kondusif dan tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran," ujar Fahmi.
Baca juga: Achmad Fahmi: Calon Pemimpin Tepat Lahir dari Proses yang Baik
Fahmi juga berpesan kepada warga, agar jangan memilih pemimpin khususnya Wali Kota Sukabumi karena telah diberikan uang oleh salah satu calon ataupun tim suksesnya. Akan tetapi harus berdasarkan rekam jejak yang baik dan punya peninggalan track record sebelumnya.
Lihat Juga :