alexametrics

Belum Ada Laporan Kerusakan Dampak Gempa Garut 5.0 Skala Richter

loading...
Belum Ada Laporan Kerusakan Dampak Gempa Garut 5.0 Skala Richter
Gempa bumi berkekuatan 5.0 skala richter terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, wilayah Garut, Jawa Barat pada Senin, (6/1/2020) pada pukul 06.12.23 WIB. Infografis/BMKG
A+ A-
BANDUNG - Gempa bumi berkekuatan 5.0 skala richter terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, wilayah Garut, Jawa Barat pada Senin, (6/1/2020) pada pukul 06.12.23 WIB. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Kabupaten Sukabumi dan Pelabuhan ratu III MMI, namun belum ada laporan kerusakan dampak gempa.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Senin (6/1/2020).

Hingga pukul 06.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



“Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya.

Analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8.14 LS dan 107.30 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah Barat Daya Kota Garut, Jawa Barat pada kedalaman 41 km.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," ujar Rahmat.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak