alexametrics

Tahun Ini PLN Targetkan Semua Wilayah di Pulau Sumatera Dialiri Listrik

loading...
Tahun Ini PLN Targetkan Semua Wilayah di Pulau Sumatera Dialiri Listrik
PT PLN Persero menegaskan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan akan mengaliri listrik 100 persen untuk Pulau Sumatera. Foto Okezone/Banda HT
A+ A-
PEKANBARU - PT PLN Persero menegaskan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan akan mengaliri listrik 100 persen untuk Pulau Sumatera. Saat ini masih ada beberapa wilayah yang sulit dijangkau yang belum menikmati listrik, khususnya pulau terluar.

Hal itu diungkapkan Direktur Bisnis Regional Sumatera (Diregsum) PT PLN Wiluyo Kusdwiharto di Kantor Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban Sumatera (P3BS) Provinsi Riau di Pekanbaru. Dia menegaskan sangat optimis untuk pencapaian elektrifkasi 100 persen di 10 provinsi di Pulau Sumatera tersebut.

"Saat ini elektrifikasi di Pulau Sumatera 98 persen. Masih ada daerah terpencil yang memang sulit dijangkau belum menikmati listrik. Namun kita optimistis, di tahun ini terget 100 persen tercapai," ucap Wiluyo di Pekanbaru, Rabu (1/1/2020).



Selain itu, target elektrifikasi 100 persen di tahun ini juga adalah desa desa yang berada di pulau-pulau terluar. Di mana desa desa di pulau terluar termasuk di Riau harus menikmati listrik.

"Kita juga mohon doanya agar tahun ini semua orang bisa menikmati listrik. Ini sesuai dengan target pemerintah juga," timpalnya.

Di Pekanbaru, Riau Direktur Bisnis Regional Sumatera, Wiloyo juga melakukan pertemuan dengan General Manager PLN Unit Induk P3BS Nur Wahyu Dhinianto,General Manager PLN Riau dan Kepulauan Riau, Daru Tri Tjahjono dan General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumbagteng (Sumatera Bagian Tengah) H Setjiabudi serta General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Bambang Iswanto.

Dalm pertemuan itu dibahas mengenai persiapan PLN dalam mempersiapka ketersediaan pasokan listrik tahun baru hingga 8 Januari 2020 di Pulau Sumatera.

"PLN Regional Sumatera telah menyiapkan sebanyak 927 posko, 8.536 petugas dan 9 tim pekerjaan dalam keadaan bertegangan tinggi, 17 tim pekerjaan dalam keadaan bertegangan menengah dan 466 unit genset Mobile, 307 unit gardu bergerak dan 24 unit UPS (Uninterruptible Power Supply)," tutur Wiluyo.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak