Disdik DKI: Sekolah Elite Tak Masuk Program Sekolah Swasta Gratis
Rabu, 06 November 2024 - 08:44 WIB
loading...
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan akan ada kluster sekolah swasta yang masuk program sekolah gratis. Namun sekolah swasta elite tak masuk program ini. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan akan ada tingkatan atau kluster dari sekolah-sekolah swasta yang akan masuk sekolah swasta gratis. Namun sekolah swasta elite tak masuk dalam program ini.
Target pemerintah untuk program sekolah swasta gratis adalah kluster 1 hingga kluster 3. Sementara kluster 4 dan kluster 5 yang sudah dinilai sebagai sekolah swasta elite tidak termasuk dalam program tersebut.
Baca juga: Sekolah Gratis SD-SMA Negeri dan Swasta di Jakarta Mulai Tahun Depan
“Sekolah di Jakarta kalau bisa dibagi, bawah menengah, atas, baik dari sisi mutu maupun dari sisi besaran biaya. Nah kita di konsep sekolah gratis itu kita bagi nih menjadi klaster klaster, kalster 1, klaster 2, klaster 3, klaster 4, klaster 5,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, dikutip Rabu (6/11/2024).
“Klaster 4 dan 5 itu sekolah-sekolah yang high class. Sekolah yang muridnya dari keluarga mampu, yang begitu tentunya tidak menjadi target sasaran kita. Kan yang mau kita bantu bukan anak-anak yang seperti itu kan ya,” sambung dia.
Target pemerintah untuk program sekolah swasta gratis adalah kluster 1 hingga kluster 3. Sementara kluster 4 dan kluster 5 yang sudah dinilai sebagai sekolah swasta elite tidak termasuk dalam program tersebut.
Baca juga: Sekolah Gratis SD-SMA Negeri dan Swasta di Jakarta Mulai Tahun Depan
“Sekolah di Jakarta kalau bisa dibagi, bawah menengah, atas, baik dari sisi mutu maupun dari sisi besaran biaya. Nah kita di konsep sekolah gratis itu kita bagi nih menjadi klaster klaster, kalster 1, klaster 2, klaster 3, klaster 4, klaster 5,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, dikutip Rabu (6/11/2024).
“Klaster 4 dan 5 itu sekolah-sekolah yang high class. Sekolah yang muridnya dari keluarga mampu, yang begitu tentunya tidak menjadi target sasaran kita. Kan yang mau kita bantu bukan anak-anak yang seperti itu kan ya,” sambung dia.
Lihat Juga :