Keji! Ibu di Deli Serdang Dua Kali Bunuh Bayi Sendiri

Selasa, 05 November 2024 - 15:52 WIB
loading...
Keji! Ibu di Deli Serdang...
Husna Hulki, warga Dusun 10 Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ditangkap polisi setelah diduga membunuh bayi kandungnya. FOTO/YUDHA BAHAR
A A A
JAKARTA - Seorang ibu bernama Husna Hulki (29), warga Dusun 10 Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, diamankan petugas setelah diduga membunuh bayi kandungnya sendiri yang berusia 1 tahun 11 bulan. Ini bukan kali pertama Husna melakukan tindakan keji tersebut; sebelumnya, pada 2020, ia juga diduga membunuh anak pertamanya yang baru berusia 9 bulan.

Husna mengaku kepada polisi bahwa ia melakukan tindakan ini karena stres dan depresi akibat berbagai masalah rumah tangga. Anak pertamanya meninggal setelah dijatuhkan ke dalam sumur rumahnya. Pada saat itu, Husna merasa tertekan karena suami pertamanya terjerat masalah narkoba.

"Gara-gara suami pertama masalah narkoba, (masalah) ekonomi, sering mukuli Husna. Saya stres, dia nangis saja dia kalau malam," kata Husna di hadapan penyidik, Selasa (5/11/2024).



Setelah peristiwa itu, Husna melanjutkan kehidupan rumah tangganya dengan suami kedua dan memiliki anak kedua, yang dikenal dengan inisial B. Namun, kondisi rumah tangganya kembali memburuk. Tidak hanya karena sering dimarahi oleh suami keempatnya, tetapi juga karena suami kedua yang merupakan ayah kandung anak B tidak menafkahi keluarga.

Hal ini memicu Husna kembali melakukan tindakan kejam kepada anaknya tersebut. Menurut pengakuannya, ia membenamkan anaknya ke dalam bak mandi sebelum membuang jasadnya ke parit.

Berdasarkan pengakuannya, Husna sudah empat kali menikah. Dengan suami pertama memiliki 1 anak tapi akhirnya cerai. Husna kemudian menikah lagi dan kembali mempunyai anak. Tapi Husna Kembali cerai dan menikah lagi dengan suami ketiga. Dengan suami ketiga, Husna juga memiliki seorang anak tapi diberikan ke orang.

Husna akhirnya juga cerai dengan suami ketiga dan menikah lagi suami keempat tapi hingga kini belum punya Anak. Suami keempatnya sering memarahi Husna, sementara suami kedua tidak menafkahi anaknya. Husna akhirnya stres dan membunuh anak keduanya.

Kini, tim Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pelabuhan Belawan masih melakukan pendalaman kasus ini, termasuk pemeriksaan kejiwaan terhadap Husna. Jika terbukti bersalah, Husna terancam hukuman pidana hingga 15 tahun penjara sesuai dengan undang-undang tentang perlindungan anak.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
Jokowi 6 Kali Reshuffle...
Jokowi 6 Kali Reshuffle Kabinet di Periode kedua 2019-2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved