PWNU, KPU, dan Bawaslu Jakarta Resmikan Badan Pemantau Pilkada NU
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 22:25 WIB
loading...
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta meresmikan Badan Pemantau Pilkada Nahdlatul Ulama (BPPNU) Jakarta sebagai badan khusus untuk mengawasi proses Pilkada Jakarta 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta meresmikan Badan Pemantau Pilkada Nahdlatul Ulama (BPPNU) Jakarta sebagai badan khusus untuk mengawasi proses Pilkada Jakarta 2024. Peresmian tersebut dilangsungkan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta di Aula Kantor PWNU DKI Jakarta , Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2024).
BPPNU Jakarta resmi terakreditasi menjadi salah satu lembaga pemantau pilkada Jakarta 2024 yang dikeluarkan oleh KPU DKI Jakarta. Direktur BPPNU Jakarta H Abdul Azis Suaedy mengatakan Pilkada Jakarta akan menjadi peristiwa politik yang penting dalam beberapa tahun terakhir, sebab Jakarta merupakan episentrum di tingkat nasional.
Menurutnya, akan banyak berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam proses demokrasi ini. "Dan kita juga tau bahwa pilkada tahun ini memiliki tantangan, seperti ajakan golput, hoaks, ancaman-ancaman, ketidakadilan, ketidakjujuran dalam proses pemilihan," ujarnya.
Baca juga: PWNU DKI Bakal Awasi Transisi Jakarta Menjadi DKJ: Agar Menjaga Budaya Lokal
BPPNU Jakarta resmi terakreditasi menjadi salah satu lembaga pemantau pilkada Jakarta 2024 yang dikeluarkan oleh KPU DKI Jakarta. Direktur BPPNU Jakarta H Abdul Azis Suaedy mengatakan Pilkada Jakarta akan menjadi peristiwa politik yang penting dalam beberapa tahun terakhir, sebab Jakarta merupakan episentrum di tingkat nasional.
Menurutnya, akan banyak berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam proses demokrasi ini. "Dan kita juga tau bahwa pilkada tahun ini memiliki tantangan, seperti ajakan golput, hoaks, ancaman-ancaman, ketidakadilan, ketidakjujuran dalam proses pemilihan," ujarnya.
Baca juga: PWNU DKI Bakal Awasi Transisi Jakarta Menjadi DKJ: Agar Menjaga Budaya Lokal
Lihat Juga :