FEB Unair dan Yatim Mandiri Bangun Instrumen Pengukuran Program Berbasis SROI

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 13:28 WIB
loading...
FEB Unair dan Yatim...
FEB Unair bekerja sama dengan Yatim Mandiri menggelar FGD tentang pemaparan kegiatan Pengabdian Masyarakat Analisis SROI Berbasis SDG’s Program Binaan Yatim Mandiri. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SURABAYA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga ( Unair ) bekerja sama dengan Yatim Mandiri menggelar focus group discussion (FGD). Materinya tentang pemaparan kegiatan Pengabdian Masyarakat Analisis SROI Berbasis SDG’s Program Binaan Yatim Mandiri : Studi Kelompok Peternak Breeding Domba Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan oleh Program Studi Ekonomi Islam.

Kegiatan si kantor pusat Graha Yatim Mandiri ini dihadiri 7 perwakilan FEB Unair serta 7 pihak Yatim Mandiri dari Biro Program dan Biro RnD. Pengabdian masyarakat ini mendapatkan dukungan dan pendanaan dari FEB Unair melalui skema Mandatory Fakultas tahun anggaran 2024. Baca juga: Gandeng ESQ, FK Unair Gaungkan Zero Bullying dan Cegah Stres Mahasiswa

“Alhamdulillah, dapat menjalin kolaborasi kebaikan dengan Yatim Mandiri. Harapannya kolaborasi dengan akademisi ini dapat bermanfaat bagi Yatim Mandiri untuk memiliki laporan kaji dampak setiap program sehingga program-program yang dilaksanakan mampu berlangsung dalam jangka panjang dan berkelanjutan,”kata ketua tim Sulistya Rusgianto, Jumat (18/10/2024).

Program pengabdian ini untuk membantu lembaga Yatim Mandiri memiliki laporan kaji dampak untuk keberlanjutan program yang dimiliki. hal ini mengingat pentingnya laporan kaji dampak dalam meningkatkan kepercayaan publik serta meningkatkan angka penghimpunan zakat.

Pengabdian masyarakat kali ini akan berfokus untuk menghasilkan instrumen kaji dampak dengan pendekatan Social Return on Investment (SROI). Terdapat enam tahapan untuk menciptakan instrumen SROI. Pertama, menetapkan ruang lingkup dan mengidentifikasi pemangku kepentingan. Kedua, memetakan dampak.

Ketiga, membuktikan adanya dampak dan memberikan nilai. Keempat, menetapkan nilai (monetisasi) dampak. Kelima, menghitung rasio SROI. Keenam, pelaporan penggunaan dan penerapan.

Selanjutnya tim peneliti melakukan pelatihan dan pendampingan perhitungan SROI. Dilanjutkan dengan agenda terakhir yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan laporan kaji dampak SROI berbasis teknologi.

Evaluasi program pengabdian ini akan dilakukan rutin di akhir pelaksanaan kegiatan dengan menyampaikan laporan kegiatan. Dengan adanya analisis SROI ini diharapkan Yatim Mandiri selaku mitra sasaran mampu mengevaluasi dampak dari setiap program sehingga program-program yang dilaksanakan mampu berlangsung dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Baca juga: Mengapa Hari Asyura Disebut Lebaran Anak Yatim?

Faqih, kepala program pemberdayaan menyambut baik kegiatan ini karena membawa kebermanfaatan bagi Yatim Mandiri. Kegiatan ini dapat memiliki laporan kaji dampak untuk program yang mampu berlangsung dalam jangka panjang.

Terlaksananya pengabdian ini, harapannya menjadi langkah awal yang baik bagi Yatim Mandiri untuk menghasilkan laporan kaji dampak. Dengan bantuan kaji dampak SROI diharapkan lembaga pelaksana program pemberdayaan mampu mengevaluasi dan merevitalisasi program sehingga tujuan pemberdayaan yaitu peningkatan kesejahteraan mustahik mampu terwujud.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
FKH Unair Gelar Pengmas,...
FKH Unair Gelar Pengmas, Jadikan Desa Palembon Bojonegoro sebagai Sentra Bebek
HIBT Indonesia Pererat...
HIBT Indonesia Pererat Simpul Kebersamaan dengan Warga dan Komunitas di Bekasi
Warga Semringah Dapat...
Warga Semringah Dapat Bantuan Santunan dari MNC Peduli bersama KEK MNC Lido City
Santunan Anak Yatim...
Santunan Anak Yatim dan Dhuafa MNC Peduli bersama KEK MNC Lido City Diharapkan Berlanjut Setiap Tahun
Wabup Batang Suyono...
Wabup Batang Suyono Rutin Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Azriel Bakal Wisuda...
Azriel Bakal Wisuda Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Sebut Kado Terbesar Tahun Ini
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
Rekomendasi
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved