alexametrics

Mantan Bos Togel Terbesar di Pasuruan Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal

loading...
Mantan Bos Togel Terbesar di Pasuruan Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal
Mantan bos judi toto gelap atau togel di Dusun Gempol Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin pagi tadi (16/12/2019) tewas ditusuk pisau orang tak dikenal di kampungnya. Foto iNews TV/Jaka S
A+ A-
PASURUAN - Mantan bos judi toto gelap atau togel di Dusun Gempol Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin pagi tadi (16/12/2019) tewas ditusuk pisau orang tak dikenal di kampungnya. Motifnya diduga kuat berlatar belakang masalah dendam lama yaitu masalah utang piutang.

Jasad Yasin Fadilah (50) langsung dibawa ke RS Pusdik Gasum Polri, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. (Baca: Baru Keluar Penjara, Bandar Togel Kembali Ditangkap)

Menurut Fatkhur saksi mata, korban sepulang dari rumahnya tetangganya dengan jalan kaki menuju pulang ke rumahnya di Kampung Industri Pabrik Dusun Gempol Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Namun tiba-tiba ada orang tak dikenal mememepet korban dan mengeluarkan pisau ukuran panjang dan menusukan ke perut sebelah kiri di tengah jalan kampung.



Dengan pisau yang masih menancap di perut korban berusaha mengejar pelakunya ke arah barat jalan meski demikian pelaku berhasil kabur walau melarikan diri dengan jalan kaki.

Tetangga dekat kaget atas peristiwa pembunuhan sadis dan membawa lari korban ke rumah sakit dengan luka kritis. Setelah mendapati perawatan nyawa korban tak tertolong dan mengembuskan nafas terakhir Senin siang tadi.

Aparat kepolisian yang mendatangi ke lokasi kejadian belum bisa dikonfirmasi terkait pembunuhan ini mantan bos togel terbesar di Kabupaten Pasuruan karena masih dalam penyelidikan. Sementara beberapa saksi sudah dimintai keterangan dan sudah digelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak