Ridwan Kamil Diminta Sandiaga Dorong Pariwisata Jakarta Naik Kelas
Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:37 WIB
loading...
Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil (RK) menghadiri pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sambil menyaksikan pameran Indonesia Contemporary Art and Design (ICAD) ke-14. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil (RK) menghadiri pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sambil menyaksikan pameran Indonesia Contemporary Art and Design (ICAD) ke-14 yang berlokasi di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2024). RK mengatakan dalam pertemuannya itu, Sandiaga secara singkat menitipkan agar pariwisata Jakarta bisa naik kelas, bisa melompat ke skala global jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jakarta.
"Saya melapor jika akan ada wisata global di Kepulauan Seribu, dan lain sebagainya," kata Ridwan Kamil.
Selain itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) ini juga akan melakukan konservasi beberapa situs di Jakarta, seperti Setu Babakan dan Kawasan Kota Tua. Upaya ini dilakukan agar wisatawan mancanegara bisa punya banyak pilihan ketika berkunjung ke Jakarta.
![Ridwan Kamil Diminta Sandiaga Dorong Pariwisata Jakarta Naik Kelas]()
Baca juga: Ridwan Kamil Janji Rutin Gelar Pengobatan Gratis hingga Pasar Murah
"Inisiatif ini dimunculkan untuk menarik wisatawan mancanegara untuk bisa berlama-lama di Jakarta. Karena kajiannya, wisatawan hanya tinggal semalam saja di Jakarta kemudian empat malamnya di Bali," ungkap dia.
"Saya melapor jika akan ada wisata global di Kepulauan Seribu, dan lain sebagainya," kata Ridwan Kamil.
Selain itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) ini juga akan melakukan konservasi beberapa situs di Jakarta, seperti Setu Babakan dan Kawasan Kota Tua. Upaya ini dilakukan agar wisatawan mancanegara bisa punya banyak pilihan ketika berkunjung ke Jakarta.

Baca juga: Ridwan Kamil Janji Rutin Gelar Pengobatan Gratis hingga Pasar Murah
"Inisiatif ini dimunculkan untuk menarik wisatawan mancanegara untuk bisa berlama-lama di Jakarta. Karena kajiannya, wisatawan hanya tinggal semalam saja di Jakarta kemudian empat malamnya di Bali," ungkap dia.
Lihat Juga :