alexametrics

Jelang Natal-Tahun Baru, 17 Gereja di Gorontalo Dijaga Ketat

loading...
Jelang Natal-Tahun Baru, 17 Gereja di Gorontalo Dijaga Ketat
Perayaan Natal dan Tahun Baru pada 2018 lalu di Bundaran Saronde Kota Gorontalo. Foto/SINDOnews/Sabrin Maku.
A+ A-
GORONTALO - Menjelang perayaan Natal dan Tahun baru, sebanyak 17 gereja yang tersebar di Kota Gorontalo dijaga ketat oleh aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.

"Di Kota Gorontalo ada 17 gereja yang siap dijaga ketat oleh aparat gabungan, baik TNI, Polri dan Satpol PP Kota Gorontalo. Ini dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta mencegah aksi terorisme, gangguan kamtibmas, dan terpenting kerukunan antara umat beragama," ujar Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F Kono saat video conference bersama pemerintah pusat, Jumat (13/12/19).

Dia menjelaskan, pengamanan sejumlah titik jelang perayaan hari besar keagamaan dan tahun baru ini menjadi agenda rutin tahunan Pemkot Gorontalo.



Selain melakukan pengamanan di tempat ibadah, Pemkot Gorontalo secara khusus akan menggelar safari Natal di setiap rumah ibadah. "Keterlibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, sangat penting. Apalagi dalam rangka menjaga keamanan disetiap gereja yang melaksanakan ibadah," ungkap Ryan.

Sementara itu Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra menjelaskan, dalam pengamanan pada pelaksanaan Natal dan tahun baru pengamanan bukan hanya dipusatkan di tempat ibadah.

Tetapi, ada beberapa titik jalur kendaraan yang siap dilakukan pengamanan. Bahkan akan dilakukan pengalihan arus guna menghindari kemacetan ketika perayaan tahun baru berlangsung.

"Selain itu kami juga akan menggelar patroli rutin yang fokus pada senjata tajam dan miras. Hal ini guna meminimalisir terjadinya aksi kriminal di wilayah hukum Kota Gorontalo, khususnya pada peryaan Natal dan tahun baru," katanya.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak