alexametrics

KECELAAN MAUT DI BLITAR

Bus Terjun ke Sungai Usai Hindari Truk Mogok

loading...
Bus Terjun ke Sungai Usai Hindari Truk Mogok
Warga yang membantu mengevakuasi korban bus pariwisata Fabian Anugerah Trans yang kecelakaan di Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A+ A-
BLITAR - Penyebab kecelakaan maut yang dialami bus pariwisata Fabian Anugrah Trans di jalan raya Kesamben, Kabupaten Blitar terkuak. Sebelum kecelakaan, bus menghindari truk tronton yang mogok.

Jalan berkelok tajam diduga membuat sopir bus, Huda warga Jugo, Kecamatan Kesamben kehilangan kendali. Bus yang melaju dari arah Blitar (Barat) menabrak sepeda motor dari timur sebelum akhirnya terjun ke Sungai Kalilegi. (Baca juga: Bus Pariwisata Masuk Sungai di Blitar, 5 Orang Dikabarkan Tewas)

"Bus menghindari truk yang mogok tepat diatas jembatan," ungkap Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto Sabtu (7/12/2019).



Bus meluncur deras dengan bagian depan menghantam dasar sungai dan bodi tengah ke belakang dalam posisi terjungkir. Satu unit motor yang ditabrak berada tidak jauh dari bodi bus.

Dari lima korban tewas salah satunya pengendara motor, yakni Ridwan (75) warga Sembung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Sementara empat korban tewas adalah rombongan penumpang bus yang hendak bertolak ke tempat wisata Taman Kurma Pasuruan. Dalam kecelakaan maut ini sopir bus selamat. Hanya saja kondisinya masih syok.

"Semua korban tewas berada di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," kata Budi Hermanto. Sementara selain dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, para korban selamat ada yang dirawat di Puskesmas Kesamben dan RS Budi Mulya Wlingi.

Kabid Paud dan Dikmas Diknas Kabupaten Tulungagung, Suprayitno mengatakan sebagian besar korban selamat hanya mengalami luka ringan. (Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Pariwisata Masuk Sungai Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo)

Tiga di antaranya anak anak. Namun kendati demikian ada dua korban yang mengalami luka serius dan harus menjalani operasi. "Semua pihak keluarga juga sudah dihubungi," katanya.

Suprayitno menambahkan, total seluruh penumpang bus sebanyak 48 orang. Selain kepala sekolah TK di wilayah kecamatan Kota Tulungagung, beberapa di antaranya guru dan kepala UPT.

Seperti diberitakan, sebuah bus rombongan Kepala sekolah TK di Tulungagung mengalami kecelakaan di jembatan Kalilegi, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. (Baca juga: Berikut Nama-Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Kepala TK di Blitar)

Rombongan bus pariwisata itu hendak bertolak ke Pasuruan. Kecelakaan mengakibatkan badan bus terjun ke sungai sedalam lebih dari 7 meter.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak