alexametrics

Terseret Banjir Bandang di Sungai Cidadap, Pencari Ikan Ditemukan Tewas

loading...
Terseret Banjir Bandang di Sungai Cidadap, Pencari Ikan Ditemukan Tewas
Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Aat (63) setelah terseret banjir bandang di kawasan Curug Malela, Kecamatan Rongga, KBB. Foto/Dok/Tim SAR
A+ A-
BANDUNG BARAT - Tim SAR gabungan, Polsek dan Koramil Gunung Halu, BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB), menemukan jenazah pencari ikan yang terseret banjir bandang di kawasan Curug Malela dan hilang di aliran Sungai Cidadap, Kamis (5/12/2019).

"Korban atas nama Aat ditemukan Tim SAR sudah meninggal dunia hari ini sekitar pukul 11.45 WIB," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansah dalam rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (5/12/2019).

Deden menerangkan, korban ditemukan di Curug Sumpel di aliran Sungai Cidadap, Kabupaten Bandung Barat. Korban merupakan warga Kampung Cikumulah, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat (KBB).



Setelah dievakuasi oleh petugas, jenazah korban kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga. "Setelah dievakuasi oleh petugas, korban kami langsung serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo membenarkan jika satu korban yang terseret banjir bandang dan sempat hilang akhirnya sudah ditemukan. Saat ditemukan tubuh korban tersangkut di bebatuan. "Tubuh korban ada di sela-sela bebatuan dan berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal korban hilang saat terseret banjir bandang," terangnya.

Diberitakan, tiga warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sedang mancing terseret banjir bandang di kawasan Curug Malela, Kecamatan Rongga, KBB, Selasa (3/12/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka adalah Akin (45), Tohi (42) dan Aat (50).
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak