alexametrics

DPRD Morowali Gelar Sidang Paripurna Tentang Hari Jadi Morowali

loading...
DPRD Morowali Gelar Sidang Paripurna Tentang Hari Jadi Morowali
DPRD Kabupaten Morowali menggelar sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dihadiri Bupati Morowali, Taslim pada Rabu (4/12/2019)
A+ A-
BUNGKU - DPRD Kabupaten Morowali menggelar sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Morowali Ke XX (20). Dengan tema “Membangun Sumber Daya Manusia Yang Unggul Menuju Morowali Sejahtera Bersama, Beriman Dan Bertaqwa” sidang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab.Morowali, Rabu (4/12/2019).

Hadir dalam Sidang Paripurna, Bupati Morowali, Taslim, Sekretaris Daerah Kab. Morowali, Moh. Jafar Hamid, Wakil Ketua II DPRD Asgar Ali dan 25 Anggota DPRD Morowali, Kapolres Morowali Utara, AKBP. Bagus Setiawan, Dandim 1311 Morowali Lektol Inf. Raden Yoga raharja, SE, MM, Pejabat Eselon II, III dan IV Lingkup Pemkab Morowali, Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Apratur Sipil Negara (ASN) Pemkab Morowali, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Morowali (Forkompimda), Para Pimpinan Partai Politik, Para Camat, Lurah, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Serta Tamu Undangan Lainnya.

Ketua DPRD Morowali, Kuswandi membuka dan memimpin langsung rapat paripurna, Usai menyapa para tamu undangan, Kuswandi mengungkapkan, momentum hari jadi Kab. Morowali ke XX (20) Tahun, tidak lepas dari sejarah terbentuknya Kabupaten Morowali yang ditandai dengan dimulainya penyelenggaraan Pemerintahan Kab. Morowali pada 5 Desember 1999.



“Dalam memperingati hari jadi ke 20 Kabupaten Morowali Tahun 2019, saya mengajak kita semua untuk menghayati dan membuka memori lembaran sejarah 20 tahun Kab. Morowali, dimana terpampang beragam keberhasilan sekaligus terbentang sejumlah tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen masyarakat didaerah ini” Pungkas Kuswandi.

Menurutnya, peringatan ini sebagai bagian dari bangsa yang tetap menghargai dan tidak melupakan sejarah, maka proses penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah harus di maknai sebagai tetesan keringat, kerja keras dan perjuangan yang di awali oleh para pejuang pembentukan Kabupaten Morowali serta secara silih berganti beberapa pimpinan yang menahkodai dan telah memberikan konstribusi bagi pembangunan di Kabupaten Morowali.

Sesuai tema” membangun sumber daya yang unggul menuju Morowali sejahtera bersama, beriman dan bertaqwa” ia mengajak seluruh unsur pemerintahan dan komponen terutama dalam menuju tercapainya Morowali sejahtera bersama dibutuhkan sumber daya manusia yang handal serta keimanan dan ketaqwaan.

Ketua DPRD sekaligus pimpinan rapat paripurna, Kuswandi pun mempersilahkan Bupati Morowali untuk menyampaikan sambutan sekaligus pidato hari jadi Kabupaten Morowali Ke XX (20) Tahun.

Secara garis besar, Bupati Taslim menyampaikan bahwa sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran serta fungsi pengawasan tentunya harus menciptakan hubungan kerja sama yang baik dengan lembaga eksekutif dalam hal ini pemerintah daerah, Sehingga dalam penyelenggaraan pemerintahan menjadi lebih baik agar target kinerja bisa tercapai.

“Dengan kerja sama yang baik antara legislatif dan Pemda, kita dapat menghasilkan produk Peraturan Daerah (Perda) yang berpihak pada kepentingan masyarakat, kita dapat menganggarkan program kegiatan yang prioritas yang berpihak kepada masyarakat, yang kemudian itu akan dikawal oleh para anggota legislatif untuk memastikan sejauh mana manfaat program kegiatan pemerintah tersebut, dan saya ingin mempertegas lagi, bahwa salah satu tanda hubungan baik antara legislatif dan eksekutif yaitu Bupati dan Wakil Bupati Morowali. Dalam hal ini saya tidak pernah absen untuk menghadiri sidang paripurna DPRD Kab.Morowali,” Ungkap Orang nomor satu Morowali.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa di usia Kabupaten Morowali yang ke-20 ini, telah banyak capaian pembangunan yang telah Pemda raih dan dirasakan oleh masyarakat Kab. Morowali. Hal ini tidak terlepas dari konstribusi para pendahulu, para perintis pembangunan, pendiri pemerintahan, tokoh masyarakat serta orang tua sehingga sampai saat ini hasil perjuangan mereka masih dapat dirasakan.

“Perjalanan pemerintahan Kabupaten Morowali yang berusia ke XX masih tergolong cukup muda jika dibandingkan dengan pemerintahan kabupaten lainnya, ibarat anak gadis yang menghadapi berbagai persoalan dan tantangan hidup dalam proses pencarian jati diri dan kedewasaan, tetapi meskipun begitu, kita sudah mampu sejajar bahkan lebih untuk bersaing dengan daerah lainnya,” Harap Taslim.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati memaparkan berbagai capaian pembangunan Kab. Morowali dari misi RPJMD 2019-2023 yang menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun sebagai bentuk keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan Kab. Morowali.

Di akhir sambutan Bupati Morowali mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memantapkan kebersamaan dan kerja keras dalam mengatasi hambatan dan tantangan serta mewujudkan harapan masa mendatang, karena hanya dengan kebersamaan dan kerja keras maka hambatan dan tantangan tersebut akan terasa menjadi ringan.
(atk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak