Cawagub Jakarta Suswono Serap Aspirasi Pedagang Luar dan Dalam Pasar Serdang

Jum'at, 27 September 2024 - 23:02 WIB
loading...
Cawagub Jakarta Suswono...
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut 1, Suswono blusukan ke Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta pusat, Jumat (27/9/2024). FOTO/SINDOnews/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A A A
JAKARTA - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut 1, Suswono blusukan ke Pasar Serdang , Kemayoran, Jakarta pusat, Jumat (27/9/2024). Di lokasi itu ternyata terdapat pedagang yang berjualan di luar dan dalam pasar.

Mulanya Suswono menyapa para pedagang yang berjualan di luar Pasar. Usai berbincang-bincang, menurut Suswono, tak ada keluhan para pedagang luar pasar ini.

"Yang di luar relatif saya dengarkan ya hampir enggak ada masalah. Bahkan ada juga yang cukup lama (berjualan di luar pasar)," ujar Suswono usai blusukan.



Namun permalasahan justru datang dari para pedagang yang berjualan di dalam pasar. Kata Suswono mereka mengeluhkan, sepinya pembeli yang masuk ke dalam pasar, sebab konsumen lebih senang berbelanja di luar pasar.

"Padahal yang resmi apalagi yang harus membayar bulanan, listrik, secara resmi adalah pedagang pedagang yang di dalam pasar," ucapnya.

Mendengarkan dua keluhan itu, kata Suswono perlu adanya solusi yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak pedagang. Pihaknya akan memikirkan bagaimana agar para pedagang di dalam pasar ini merasa tidak terus dirugikan.

Baca juga: Anies Rilis Visi Misi meski Tak Ikut Pilkada Jakarta, Suswono: Kan Dulu Nyusunnya Bersama PKS

"Nah ini tentu harus memang ada jalan keluar supaya kita harapkan tetap ada win win solution semuanya dapat," ucapnya.

Di sisi lain, usia melakukan peninjauan di pasar Serdang, Suswono menyebut bangun tersebut perlu adanya revitalisasi. Namun kata dia jika ingin merevitalisasi pasar perlu ada lahan luas yang bisa menampung sementara para pedagang selama masa pembangunan.

"Ini pun memang sudah layak direvitalisasi, problemnya ketika mau merevitalisasi lahan penggantinya ini yang belum ada kan idealnya ada lahan yang dekat dari tempat ini kan, nah ini problemnya, enggak ada (lahan)," ujarnya.

"Nanti kira-kira jalan keluarnya seperti apa, apakah nanti mungkin bisa secara bertahap kalau menurut saya bertahap kan berarti perlu lahannya enggak terlalu luas," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembekalan Megawati...
Pembekalan Megawati ke Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo
Pramono-Rano Tekankan...
Pramono-Rano Tekankan Akan Jadi Pemimpin Jakarta Bagi Semua Kelompok
Pilkada Satu Putaran,...
Pilkada Satu Putaran, KPU Akan Kembalikan Rp327 Miliar ke Pemprov Jakarta
Rekomendasi
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved