Heri-Sholihin Buat MoU dengan Ratusan Pendeta: Komitmen Jaga Toleransi

Jum'at, 27 September 2024 - 11:14 WIB
loading...
Heri-Sholihin Buat MoU...
Cawalkot Bekasi nomor urut 01 Heri Koswara membuat nota kesepahaman dengan ratusan pendeta di Kota Bekasi. Foto/Ist
A A A
BEKASI - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bekasi nomor urut 01 Heri Koswara berkomitmen dalam menjaga toleransi umat beragama. Hal ini ia katakan setelah membuat nota kesepahaman dengan ratusan pendeta di Kota Bekasi.

"20 tahun berjalan dalam politik, baru kali ini diberikan dukungan yang cukup besar dari saudara-saudara kita non muslim, terlebih lagi para pendeta," kata Heri Koswara usai menandatangani nota kesepahaman di hotel Santika Megacity, Kota Bekasi, Kamis, 26 September 2024.

Heri menuturkan, pertemuan yang menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam dokumen perjanjian adalah bentuk komitmen pasangan Heri-Sholihin dalam menjaga toleransi umat beragama di Kota Bekasi.

"Tentu ini menjadi bagian dari suatu anugerah, Pilkada ini menjadi bagian salah satu cara untuk bisa menyatukan, di mana seringkali kami mendapat stigma-stigma yang negatif terkait dengan saya khususnya dan juga PKS," kata Heri Koswara.

Karena itu, pertemuan kali ini yang dihadiri oleh ratusan pendeta di Kota Bekasi menjadi momen penting untuk memberikan jawaban atau pemahaman, maupun klarifikasi terhadap stigma yang berkembang di kalangan minoritas.

"Dan mereka menyatakan, ternyata apa yang mereka dengar selama ini dari luar berbeda apa yang sesungguhnya," ucap Heri.

Karena itu, pasangan Heri-Sholihin akan komitmen dengan nota kesepahaman yang telah dibuat bersama tersebut. Sejumlah poin dalam nota kesepahaman itu antara lain tentang kebutuhan tenaga pendidik non muslim di sekolah negeri, pemberian izin tempat ibadah, dan sejumlah hal lainnya.

“Karena saya bukan wali kota PKS, saya bukan wali kota PKS-PPP, saya bukan wali kota partai koalisi, tapi saya menjadi wali kota seluruh warga Kota Bekasi yang tinggal di kota Bekasi ini,” tegas Heri Koswara.

Heri mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti menjadi komunikasi dengan minoritas di Kota Bekasi setelah membuat nota kesepahaman dengan ratusan pendeta. Menurut dia, pasangan Heri-Sholihin bersama dengan tim dalam partai koalisi akan terus menjadi komunikasi lintas agama.

"Sesengguhnya tema (toleransi) ini sudah selesai,” kata Heri menyebut partainya sangat komitmen menjaga toleransi. Sebagai contoh kader dari PKS yang menjadi kepala daerah di sejumlah wilayah: Misalnya, Ahmad Heryawan memimpin Jawa Barat dua periode, di Kota Depok selama empat periode.

"Semuanya enggak ada masalah. Bisa dilihat jejak rekam media sosialnya, ada nggak? Di saat kader PKS memimpin, kemudian ada isu-isu terkait dengan intoleransi. Saya nyatakan tidak ada. Karena buat kami di PKS itu sudah final. Bahwa Islam yang kami bawa adalah rahmatan lil alamin," jelas Heri sambil menambahkan, kader PKS, pasti memahami konsep itu.

Juru Bicara Heri-Sholihin, Tanti Herawati mengatakan pembuatan nota kesepahaman dengan ratusan pendeta di Kota Bekasi menjadi bukti keseriusan kandidat hingga koalisi dalam membangun Bekasi kota toleran.

"Bicara deklarasi, bukan semata kita mengucapkan ikrar, kita memecah stigma di luar sana terkait isu Intoleransi," kata Hera, yang juga ketua PSI Kota Bekasi.

Hera mengatakan, salah satu alasan partainya menjadi pengusung pasangan Heri Koswara-Sholihin, karena kedua tokoh dari partai Islam itu sangat komitmen terhadap toleransi umat beragama. Adanya perjanjian kerja sama dengan para pendeta, kata dia, otomatis membantah stigma isu intoleransi.

"Kita memecah stigma di luar sana terkait isu Intoleransi, dan kita akan buktikan, PSI jelas DNA-nya Anti Intoleran dan Anti Korupsi," kata Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029 ini.

Menurut dia, salah satu program yang dititipkan dalam nota kesepahaman dengan pasangan calon Heri-Sholihin, yang dibuat adalah memberantas intoleransi di Kota Bekasi.

"Jadi dengan adanya deklarasi dari pendata membuktikan kepercayaan para pendeta untuk pasangan Bang Heri dan Sholihin ini, komitmennya para pendeta siap memenangkan," tutur Hera.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved