alexametrics

Lina Ruzhan: P2WKSS Mampu Tingkatkan IPG Jabar

loading...
Lina Ruzhan: P2WKSS Mampu Tingkatkan IPG Jabar
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lina Marlina Ruzhan saat meninjau Evaluasi Terakhir P2WKSS Jabar Tahun 2019 di Kota Cimahi, Jumat (22/11/19)
A+ A-
KOTA CIMAHI - Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lina Marlina Ruzhan menyatakan, Program Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jabar.

“Aspek kesehatan perempuan juga cukup baik. Data terakhir, tahun 2018, menunjukkan angka harapan hidup perempuan 74,62 tahun, berada di atas laki-laki yang hanya 70,76 tahun,” kata Lina saat meninjau Evaluasi Terakhir P2WKSS Jabar Tahun 2019 di Kota Cimahi, Jumat (22/11/19).

“Jadi, perempuan hari ini di Jawa Barat tercatat memiliki angka harapan hidup yang lebih panjang daripada laki-laki,” imbuhnya.



Menurut Lina, sejumlah perubahan terjadi di beberapa kabupaten/kota karena P2WKSS berjalan baik. "Dari yang tadinya biasa-biasa aja menjadi luar biasa. Dari yang tadinya tidak terawat menjadi terawat, dari yang tidak tahu menjadi tahu," ucapnya.

Maka itu, Lina berharap P2WKSS dapat terus berjalan, sehingga IPG Jabar meningkat. Pun demikian dalam aspek ekonomi dan pendidikan perempuan Jabar.

“Maka perlu adanya kolaborasi para pemangku kepentingan berbasis prinsip Pentahelix, yakni akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Hal itu jadi kunci keberhasilan P2WKSS. Sehingga mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” katanya.

Salah satu inovasi yang digagas Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar, kata Lina, adalah program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta).

"Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan oleh semua pihak hari ini menjadi kebiasaan di masyarakat. Dengan saling menjaga dan semuanya tidak kembali ke hal-hal kurang menyenangkan," kata Lina mengakhiri.
(atk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak