Bobotoh Ngamuk Serang Steward, Ini Kata Komisaris Persib Bandung Bermartabat

Senin, 23 September 2024 - 21:56 WIB
loading...
Bobotoh Ngamuk Serang...
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) H Umuh Muchtar angkat bicara terkait bobotoh mengamuk usai laga Persib lawan Persija di Stadion Si Jalak Harupat. Foto/iNews TV/Yuan Pangestu
A A A
BANDUNG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) H Umuh Muchtar angkat bicara terkait peristiwa bobotoh mengamuk, menyerang steward usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (23/9/2024).

Bobotoh Ngamuk Serang Steward, Ini Kata Komisaris Persib Bandung Bermartabat

Foto/iNews TV/Yuan Pangestu

H Umuh mengaku tidak melihat langsung peristiwa kericuhan itu. Dia enggan berkomentar terlalu banyak terkait kejadian tersebut.

Baca juga: Kronologi Bobotoh Serang Steward Pertandingan Persib vs Persija

"Itu (kericuhan) saya tidak lihat karena saya tadi tahu ini (pengundian nomor urut pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jabar di KPU Jabar) langsung sembahyang (salat). Tadi saya tidak mendengar juga ya, tidak tahu saja. Saya langsung masuk ke ruang ganti ya," kata Umuh ditemui wartawan di acara pengundian nomor urut paslon di Pilgub Jabar.



Pengusaha sukses asal Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ini mengaku tidak mengetahui pasti penyebab bobotoh mengamuk dan mengeroyok steward. Sebab dia tidak mengetahui pasti peristiwa yang terjadi.

Disinggung tentang sanksi oleh Komdis PSSI mengancam Persib Bandung akibat kericuhan itu, H Umuh menyatakan, sudah risiko. Dia mengajak seluruh bobotoh untuk saling memaafkan.

"Ya itu mah resiko ya, udah biasa kita disanksi ya. Ya, saya lah semuanya minta menggali kondusif lagi aja ya. Udah harus saling memaafkan bila ada kesalahan-kesalahan ya," ujar Umuh.

Baca juga: Laga Lawan Persija, Bobotoh Ricuh Nyalakan Flare hingga Saling Pukul dengan Steward

Sementara itu, Nick Kuipers di laman media sosial (medsos) menyesalkan kericuhan yang dilakukan para bobotoh. Dia mengatakan seharusnya sepak bola permainan yang membawa kegembiraan dan menyatukan semua orang.

"Setelah membawa gelar juara ke Bandung dan menang dari Persija, mengapa kita tidak aman bahkan di stadion kita sendiri? Sepak bola adalah permainan yang paling indah di dunia-ini dimaksudkan untuk membawa kegembiraan, menyatukan teman, keluarga, dan orang-orang! Pekan ini merupakan kehilangan besar bagi kita semua. Inilah saatnya untuk menyadari bahwa kita semua memiliki tujuan yang sama. Kita seharusnya menjadi satu klub, satu tim, bersatu dalam warna biru," tulis Nick di akun pribadinya.

Diberitakan sebelumnya, laga klasik Persib Bandung versus Persija Jakarta berujung ricuh di Stadion Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawarangin, Kabupaten Bandung, Senin (23/9/2024) malam. Ratusan bobotoh turun ke lapangan, mereka mengamuk menyerang steward pertandingan.

Belum diketahui penyebab pasti kericuhan tersebut. Namun informasi yang beredar di media sosial (medsos) baik Instagram maupun X menyebutkan, kericuhan dipicu oleh perlakuan kasar steward terhadap bobotoh perempuan.

Dari pantauan video yang diunggah sejumlah akun medsos seperti @BandungFess, Info Jawa Barat, @Infoticibaduyut, @bandungupdatenews, @adalahkabbandung, dan lain-lain, tampak ratusan bobotoh mengamuk, mengeroyok steward pertandingan.

Mereka juga melempar benda-benda keras ke arah steward sambil melontarkan kata-kata tak pantas. Bahkan beberapa bobotoh merusak fasilitas di dalam stadion yang merupakan home base Persib Bandung tersebut.

Belum diketahui ada atau tidak korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun diduga kuat beberapa steward yang menjadi sasaran amukan bobotoh mengalami luka lebam karena dikeroyok. Dalam video terlihat mobil ambulans mendekat ke titik lokasi steward dipukuli bobotoh.

Netizen sangat menyayangkan kejadian ini. Mereka berpendapat, apa pun masalahnya kekerasan bukan solusi. "Jadi, STOP KEKERASAN! TANGKAP PROVOKATOR!".

Diketahui, pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta berlangsung aman dan lancar walaupun laga berlangsung cukup keras. Kedua kesebelasan bermain dengan 10 pemain karena dua pemain Marc Clock terkena hukuman kartu merah. Sedangkan Firza Andika dari Persija terkena kartu merah setelah menerima 2 kali peringatan kartu kuning.

Setelah bermain 90 menit, Persib berhasil meraih tiga poin setelah mengalahkan Persija 2-0. Gol disarangkan oleh Dimas Drajat di babak pertama dan Ryan Kurnia di babak kedua.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Pramono Kecewa Laga...
Pramono Kecewa Laga Persija vs Persib Batal di GBK
Kapolda Metro Jaya dan...
Kapolda Metro Jaya dan Pramono Anung Bertemu di Balai Kota, Nasib Persija Vs Persib di SUGBK Masih Belum Jelas
Pramono Terima Tamu...
Pramono Terima Tamu Penting Siang Ini, Kepastian Persija vs Persib di SUGBK Segera Ditentukan
Pria yang Jatuh dari...
Pria yang Jatuh dari Flyover Pasupati Masih Dirawat Intensif di RSHS
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
Igor Tolic Gantikan...
Igor Tolic Gantikan Bojan Hodak Jadi Pelatih Persib Bandung
Dony Tri Pamungkas Kaget...
Dony Tri Pamungkas Kaget Jadi Pemain Muda Terbaik Super League 2025-2026
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Berita Terkini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved