Identifikasi 7 Mayat di Kali Bekasi, 2 Keluarga Datangi RS Polri

Minggu, 22 September 2024 - 16:52 WIB
loading...
Identifikasi 7 Mayat...
Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Hery Wijatmoko. Foto/SINDOnews/Syifa Fauziah
A A A
JAKARTA - Pemeriksaan tujuh mayat yang ditemukan di Kali Bekasi , Jawa Barat sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut. Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Hery Wijatmoko, mengatakan saat ini sudah ada dua keluarga yang mendatangi RS Polri.

"(Keluarga korban datang) memberikan laporan atau menyampaikan bahwa salah satu anggota keluarganya, ciri-cirinya kemungkinan salah satunya korban," ujar Kombes Hery di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (22/9/2024).

"(Ada) dua (keluarga)," sambungnya.

Hery mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan nama korban yang dicocokkan ciri-cirinya oleh pihak keluarga. Hal itu lantaran pihaknya masih proses identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap tujuh jenazah tersebut.

Baca juga: 7 Mayat di Kali Bekasi Masih Berusia Belasan Tahun

"Kita belum melaporkan, nanti ditanya di sana (DVI). Kita belum bisa mencocokkan yang mana. Bisa jadi nanti cukup banyak yang melaporkan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, dia meminta kepada warga yang merasa kehilangan keluarga untuk segera melapor ke pihak RS Polri untuk dilakukan pencocokan data.

"Kami sudah mengumpulkan tim yang meliputi tim kedokteran forensik, termasuk dari Mabes Polri, kemudian tim kedokteran gigi forensik, kemudian tim DNA, tim Inafis dan sidik jari, serta tim forensik dari FKUI," imbuhnya.

Keluarga yang melapor juga diminta untuk membawa identitas pelapor dari keluarga, dan membawa kartu identitas yang dilaporkan salah satu dari keluarga korban tersebut.

"Seperti kartu keluarga, alat-alat pribadi yang diduga korban, misalnya sikat gigi, sisir, atau baju pribadi yang belum dicuci termasuk topi. Ini berkaitan dengan pemeriksaan sample DNA,” jelasnya.

Selain itu, warga yang ingin melapor juga diminta membawa foto korban semasa hidup yang terlihat giginya. "Jadi nanti kami data, data antemortem tersebut akan kami cocokkan dengan yang yang kami temuan di posmortem jenazah," tutup Hery.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Berita Terkini
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved