alexametrics

Belanja Ratusan Juta dengan Kartu Kredit Curian di Bali, Turis Mauritania Ditangkap

loading...
Belanja Ratusan Juta dengan Kartu Kredit Curian di Bali, Turis Mauritania Ditangkap
Liburan Roughaya Abeidi (29), wisatawan Mauritania di Bali berakhir di penjara. Ia ditangkap polisi lantaran berbelanja dengan kartu kredit curian hingga ratusan juta. Foto SINDOnews/Miftahul Cusna
A+ A-
DENPASAR - Liburan Roughaya Abeidi (29), wisatawan Mauritania di Bali berakhir di penjara. Ia ditangkap polisi lantaran berbelanja dengan kartu kredit curian. Tak tangung-tanggung, Roughaya menguras kartu kredit hingga senilai Rp414 juta. "Pelaku menggunakan kartu kredit curian itu untuk membeli seperangkat emas seperti kalung, anting dan cincin," kata Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricky Fadlianshah, Senin (18/11/2019).

Dia menjelaskan, terungkapnya kejahatan itu bermula dari hilangnya kartu kredit korban, Holly Jemina Hartley (22), wisatawan asal Inggris, saat menginap di hotel di kawasan Seminyak.

Korban baru tahu kartu kreditnya hilang setelah menerima informasi dari bank tentang adanya transaksi dalam jumlah besar melalui kartu kredit sebanyak 13 kali dengan nilai total 22.765,42 Poundstreling atau setara Rp414.222.970.



Polisi yang menerima laporan dan melakukan penyelidikan, akhirnya mendapatkan identitas pelaku dari rekaman CCTV saat berbelanja di sejumlah toko perhiasan di Mall Bali Galeria, Kuta.

Dengan bukti itu, polisi menangkap pelaku di tempat menginapnya, de Bale Residence, Jalan Campuan, Legian, Kuta. "Selain membeli emas, pelaku juga membeli sepatu dengan kartu kredit curian itu," ungkap Ricky.

Kepada polisi, Roughaya mengaku menemukan kartu kredit milik korban di jalan. "Namun kita tanya di jalan apa menemukannya, dia mengaku lupa," kata Ricky.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak