alexametrics

Bupati Taslim: Stunting Tidak Boleh Ditangani Parsial

loading...
Bupati Taslim: Stunting Tidak Boleh Ditangani Parsial
Bupati Morowali Taslim memimpin Rapat Kerja Pemetaan Program Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil, Jumat (15/11/2019).Ft:Ikp
A+ A-
BUNGKU - Bupati Morowali, Taslim, memimpin Rapat Kerja Pemetaan Program Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting), di Ruang Pola Kantor Bupati Jumat, (15/11/2019).

Rapat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana Daerah, di hadiri perwakilan OPD terkait penanggulangan stunting di antaranya, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan DPMDP3A.

Dalam sambutannya, Bupati Morowali Taslim mengatakan bahwa kegiatan rapat kerja tim konvergensi bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program, kegiatan dan sumber pembiayaan terkait percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Morowali.



Taslim menambahkan bahwa, kegiatan ini harus terlaksana secara terpadu atau konvergen mulai dari tingkat Kabupaten hingga ketingkat Desa dengan agenda analisis situasi, pemetaan dan perencanaan program di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

‘’Stunting tidak boleh dibiarkan dan ditangani secara parsial. Olehnya sangat diperlukan kerjasama semua pihak mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa, sehingga angka stunting di Morowali dapat diatasi dengan baik sesuai harapan kita bersama,’’ tegas mantan Anggota DPRD Kabupaten Morowali ini.

Ia berharap semua pihak berkomitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting di Kabupaten Morowali. ‘’Saya berharap semua pihak dapat mendukung Program-program kegiatan konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil atau stunting mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa serta dari masing-masing OPD untuk berpartisipasi aktif secara formal. Oleh karena itu, selain OPD terkait, Dinas PMDP3A, juga harus menginstruksikan kepada Pemerintah Desa untuk meyusun anggaran pada program pencegahan Anak Kerdil (Stunting) di masing-masing Desa. Hal ini merupakan bentuk partisipasi aktif pemerintah Desa dalam mendukung pencegahan Stunting di Kabupaten Morowali’’ pungkas Taslim. (hk)
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak