alexametrics

Warga Ternate yang Mengungsi Pasca-Gempa Sudah Kembali, Aktivitas Berangsur Normal

loading...
Warga Ternate yang Mengungsi Pasca-Gempa Sudah Kembali, Aktivitas Berangsur Normal
Rumah di Pulau Mayau Kecamatan Batang Dua Maluku Utara dilaporkan rusak. Kecamatan ini dekat dengan lokasi gempa yang hanya berjarak 35 km sebelah utara Pulau Mayau. Foto iNews TV/Ismail S
A+ A-
TERNATE - Warga Ternate, Maluku Utara yang mengungsi sudah kembali dan sudah beraktifitas seperti biasa pasca-gempa 7,4 Skala Richter (SR) pada Jumat pagi (15/11/2019). Bahkan aktivitas jalan raya di Kota Ternate pun sudah mulai ramai, jalan santai yang diiringi musik tabuhan marching band seakan memecah kegelisahan semalam.

Menurut Marni warga Ternate kondisi kota Ternate berangsur seperti semula, pasca-dicabutnya peringatan dini tsunami. (Baca: BMKG Catat 47 Gempa Susulan Pasca-Gempa 7,1 SR Maluku Utara)

“Masyarakat yang merasakan gempa semalam sudah beraktifitas seperti biasa. Satu-persatu para siswa di Ternate sudah mulai kembali bersekolah, para pedagang di Pasar Bahari juga sudah mulai menjajakan dagangan mereka sementara di perkantoran masih terlihat sepi hanya terlihat petugas piket,” kata dia.

Pengamatan MNC Media ada dua rumah warga di Pulau Mayau Kecamatan Batang Dua Maluku Utara dilaporkan rusak. Kecamatan ini dekat dengan lokasi gempa yang hanya berjarak 35 km sebelah utara Pulau Mayau.



Berdasarkan info dari Stasiun Geofisika Ternate terjadi 47 kali gempa susulan pasca-gempa 7,1 SR yang melanda wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara hingga Jumat pagi (15/11/2019).

Gempa susulan yang paling dirasakan masyarakat terjadi pukul 04.12.56 WIB dengan kekuatan 6,1 SR yang berpusat di 1.66 LU dan 126.36 BT. Dimana Hiposentrum 10 Km di bawah permukaan laut atau 139 km BaratLaut Jailolo, Maluku Utara
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak