alexametrics

Peringatan Tsunami Gempa Malut Belum Dicabut Ribuan Warga Ternate Mengungsi

loading...
Peringatan Tsunami Gempa Malut Belum Dicabut Ribuan Warga Ternate Mengungsi
Ribuan warga Ternate mengungsi perbukitan dan ke tempat yang lebih tinggi pasca-Gempa 7,1 yang melanda wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut) menyusul adanya peringatan terjadinya tsunami. Foto BMKG
A+ A-
TERNATE - Ribuan warga Ternate mengungsi perbukitan dan ke tempat yang lebih tinggi pasca-Gempa 7,1 yang melanda wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut) menyusul adanya peringatan terjadinya tsunami. Gempa tektonik yang terjadi sekitar pukul 23:17:41 Wita dengan Lokasi gempa 1.63 LU, 126.40 BT ini juga mengagetkan warga masyarakat Ternate.

Kepala BPBD Maluku Utara Hasan Ahmad mengatakan, peringatan dini tsunami belum dicabut sehingga ribuan masyarakat masih mengungsi di tempat yang lebih tinggi atau di perbukitan. (Baca: Gempa 7,4 SR Guncang Malut dan Sulut, Berpotensi Tsunami)

"Saat ini kita belum bisa menginventarisir kerusakan dan korban akibat gempa yang terjadi. Warga termasuk saya saat ini masih mengungsi di tempat yang lebih tinggi. Jadi kita belum bisa berbuat banyak," kata Hasan Ahmad saat dihubungi SINDOnews, Jumat (15/11/2019).



Menurut dia, daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan yaitu meliputi Halmahera, Kota Bitung dan Kota Ternate dengan status waspada dengan perkiraan ketinggian maksimum 0,5 meter
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak