alexametrics

Air PDAM Mati, Bupati Suwirta Tinjau Langsung Perbaikan Pipa di Telaga Waja Rendang

loading...
Air PDAM Mati, Bupati Suwirta Tinjau Langsung Perbaikan Pipa di Telaga Waja Rendang
Bupati Suwirta sampaikan permintaan maaf karena matinya air PDAM selama beberapa hari. Dalam tinjauannya, semua tim dan pengawas bekerja keras memperbaiki kerusakan tersebut.
A+ A-
SAMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Dirut PDAM Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung I Nyoman Renin Suyasa bersama Kadis PU Klungkung Anak Agung Lesmana meninjau langsung perbaikan pipa air PDAM yang rusak di mata air Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu (10/11/2019).

Bupati Suwirta menyampaikan pemintaan maaf kepada masyarakat Klungkung karena matinya air PDAM selama beberapa hari kemarin. Pihaknya juga akan berupaya keras untuk segera memperbaiki kerusakan agar krisis air bisa segera teratasi. Dalam tinjauannya, semua tim dan pengawas sudah bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Semoga ini bisa segera diselesaikan, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat Klungkung,” ujar Suwirta. Ke depan Pemkab akan membahas revitalisasi infrastruktur PDAM Klungkung yang ada di Telaga Waja Rendang bersama dinas PU, guna capaian 100 persen air bersih di Klungkung dan di tahun 2021 minimal tercapai 95 persen.



Dirut PDAM Tirta Mahottama Klungkung I Nyoman Renin Suyasa menjelaskan kebocoran pertama kali diketahui pada Jumat (8/11/2019) pukul 19.00 Wita. Setelah diketahui adanya kebocoran, tim PDAM Klungkung langsung bergerak untuk memperbaiki kerusakan tersebut sampai dini hari. Esok harinya, pipa tersebut selesai diperbaiki.

Namun saat pompa dihidupkan, penyambung pipa penyalur air alami kerusakan karena tekanan gravitasi balik yang sangat tinggi serta umur penyambung pipa yang sudah tua sehingga pipa tersebut mengalami jebol untuk kedua kalinya. “Penyambung pipa sudah diganti dengan yang baru, dan ditambah pengelasan agar sambungan lebih kuat untuk menahan tekanan air tesebut,” jelas Renin.

Pihaknya juga menyampaikan yang mendapat dampak dari kerusakan pipa ini ini adalah warga atau masyarakat yang menggunakan jalur sistem perpompaan mata air Rendang dengan pengguna 16.000 sambungan rumah, sedangkan sistem garvitasi Bajing masih berjalan normal seperti biasa.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak