alexametrics

Raih Penghargaan Terbaik, HKTI Malut Bakal Ikuti Asian Agriculture dan Food Forum 2020

loading...
Raih Penghargaan Terbaik, HKTI Malut Bakal Ikuti Asian Agriculture dan Food Forum 2020
Penghargaan kepada organisasi petani yang dipimpin oleh Bupati Halmahera Barat Danny Missy mampu menjadi yang terbaik dari DPP HKTI se-Indonesia.
A+ A-
JAILOLO - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara (Malut), sukses meraih penghargaan sebagai DPP HKTI terbaik I dalam mengelola organisasi dan komitmen melakukan konsolidasi dan pengembangan pertanian.

Penghargaan kepada organisasi petani yang dipimpin oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy ini bisa dibilang luar biasa, karena HKTI Malut mampu menjadi yang terbaik dari DPP HKTI se-Indonesia.

”Penghargaan ini diterima oleh Pak Ketua HKTI Malut Danny Missy, pada saat acara ramah tama kegiatan Rapat Pimpinan Nasional yang diselenggarakan di Hotel Discovery Ancol Jakarta, Sabtu akhir pekan kemarin,“ ungkap Sekretaris HKTI Malut Ronal Elly kepada awak media, Minggu (10/11/2019).



Ronal menambahkan, HKTI Malut juga akan mewakili HKTI seluruh Indonesia pada saat pelaksanaan acara Asian Agriculture dan Food Forum pada 12 Maret 2020 mendatang yang diikuti 18 Negara. Bahkan, ketua HKTI Malut dan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Pusat Jendral TNI (Purna) Moeldoko bakal mendampingi Presiden Jokowidodo pada acara Confrensi Pertanian International di Inggris Juni 2020 mendatang.

”Ini merupakan sebuah langkah maju yang perlu dipertahankan, sehingga kesolidan pengurus HKTI di masing-masing Kabupaten/Kota terus dipertahankan dan terus melakukan konsolidasi dan koordinasi tentang kebutuhan pertanian di masing masing daerah,” katanya.

Penghargaan yang diterima oleh Ketua HKTI Malut ini, juga dilihat dari pemaparan Ketua HKTI tentang pertanian berbasis kepulauan, sehingga HKTI Malut mendapat penghargaan, sementara Sumatra Utara diberikan penghargaan terbaik kedua. ”Ini merupakan sebuah anugerah yang harus disyukuri, namun Pak Ketua juga meminta agar kita tetap berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam penanganan petani di Malut,” katanya.

Saat Rapimnas HKTI pada Sabtu (9/11/2019) lalu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Moeldoko menyampaikan, kekuatan organisasi ada di gabungan kelompok tani (Gapoktan). Oleh karena itu, Moeldoko meminta HKTI mempunyai program agar kebutuhan petani dapat direalisasikan Menteri Pertanian (Mentan).

”Jadi sesuai arahan pak Ketua Umum, maka HKTI Malut akan sepenuhnya menjalankan arahan tersebut dengan cara melakukan konsolidasi pengurus di Kabupaten/Kota untuk menjawab kebutuhan petani di Malut,” ujarnya.

Hadir dalam acara Rapimnas, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalill, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Ketua Umum DPN HKTI Jendral (Purn) TNI Moeldoko, Pembina HKTI Oesman Sapta Oedang, Ketua DPP HKTI Malut Danny Missy, Ketua HKTI Kepulauan Sula Hendrata Theis, Ketua HKTI Kota Ternate Merlisa, Ketua HKTI Taliabu Susi susiana, Ketua HKTI Haltim Moh. Abdu Nasar, Sekertaris HKTI Tikep Imran Jasin, Kadis Pertanian Prov Malut Jabir Ibrahim, Bendhara DPP HKTI Buyung Radjiloen serta pengurus HKTI Kabupaten/Kota se-Malut.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak