alexametrics

Selesaikan Masalah Papua Perlu Perbanyak Pendekatan Dialogis

loading...
Selesaikan Masalah Papua Perlu Perbanyak Pendekatan Dialogis
Ketua Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid didampingi Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham berdialog dengan jajaran Polda, Kabinda, Danlantamal dan Danlanud, Jumat (8/11). (Foto/Ist/Pemberitaan DPR)
A+ A-
PAPUA - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengunjungi Papua dan Papua Barat sebagai bentuk komitmen bersama pemerintah mencari solusi kesenjangan ekonomi dan pembangunan yang berdampak pada stabilitas keamanan.

"Ini kunjungan pertama Komisi I DPR periode 2019-2024 dan kita memutuskan untuk ke Papua dan Papua Barat sebagai bentuk komitmen Komisi I bersama pemerintah mencari solusi terbaik untuk Papua," ujarnya dalam keterangan persnya yang dikirim pada Jumat (8/11/2019)

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR dimana sebelumnya Komisi I sudah melakukan pertemuan dengan para mitra kerja, salah satunya adalah untuk mendapatkan masukan dan situasi terkini di Papua.



Meutya Hafid meyakini selain penegakan hukum, pendekatan dialogis juga berperan besar dalam menjaga kondusifitas di Papua. Dia menilai semua aspek juga harus dilihat seperti halnya aspek politik, aspek ekonomi, aspek sosial-budaya, hukum, dan lain sebagainya.

Untuk itu, Meutya Hafid mendorong pendekatan dialogis dalam penyelesaian permasalahan di Papua. Dalam kaitan tersebut, pihaknya bersama Komisi I DPR berupaya untuk menemui dan berdialog dengan para tokoh-tokoh masyarakat Papua disamping juga bertemu dengan pemerintah provinsi dan segenap jajaran forum komunikasi pimpinan daerah yang ada di Papua.

"Dengan mengundang pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama yang ada di Papua untuk duduk bersama, diharapkan ada solusi-solusi untuk menyelesaikan apa yang menjadi akar permasalahan di Papua. Jadi bukan sekedar melihat persoalan Papua dari masalah keamanan dan hukum saja, tetapi jauh lebih penting menyelesaikan akar masalahnya," tegas Meutya.
(vhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak