alexametrics

Jembatan Nyaris Putus, Satu Desa di Merangin Terisolir

loading...
Jembatan Nyaris Putus, Satu Desa di Merangin Terisolir
Masyarakat Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi mengeluhkan rusaknya jembatan gantung yang merupakan jalan masuk satu-satunya yang menghubungkan Desa Tanjung Kasri dengan Renah Kemumu. Foto iNews TV/Nanang F
A+ A-
MERANGIN - Masyarakat Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi mengeluhkan rusaknya jembatan gantung yang merupakan jalan masuk satu-satunya yang menghubungkan Desa Tanjung Kasri dengan Renah Kemumu. Camat Jangkat, Samsul Akhiar, mengatakan bahwa jembatan itu ditutup karena sudah tidak bisa dilalui baru beberapa hari ini."Kalau rusak sudah lama namun tetap bisa digunakan, namun kerusakan parah hingga tidak bisa dilalui dan ditutup warga baru beberapa hari ini," ungkap Camat Jangkat, Selasa (5/11/2019).
Samsul Akhiar menegaskan, seharusnya jembatan yang panjangnya sekitar 60 meter tersebut masih bisa ditanggulangi menggunakan Dana Desa (ADD), dirinya memperkirakan dana Rp3.000.000 sampai Rp4.000.000 sudah cukup untuk memperbaiki jembatan tersebut.

"Seharusnya pakai ADD cukup dalam keadaan darurat bisa digunakan, karena yang rusak cuma papannya diperkirakan dengan dana Rp3.000.0000 sampai Rp4.000.000 jembatan tersebut sudah bagus kembali," jelas Samsul Akhiar.

Terkait jalan alternatif untuk masuk ke desa tersebut Samsul Akhiar menjelaskan bisa menempuh jalan bawah, meskipun harus menempuh sungai namun tetap bisa lewat bila air sungai surut.



"Sebenarnya masyarakat kebanyakan lewat bawah menempuh sungai dengan catatan air surut, tetapi kalau jembatan gantung sudah diperbaiki lebih baik lewat atas," ungkap Camat Jangkat.

Saat ini masyarakat masih bisa beraktivitas, namun jika dibiarkan apalagi akan menghadapi musim hujan dipastikan masyarakat satu desa ini bakal terisolir.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak