alexametrics

SMPN 4 Pangkalan Banteng Ludes Terbakar

loading...
SMPN 4 Pangkalan Banteng Ludes Terbakar
Gedung SMPN 4 Pangkalan Banteng di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar, Kalteng, ludes terbakar pada Selasa (5/11/2019) pukul 01.20 WIB./Foto/iNees TV/Sigit P
A+ A-
KOTA WARINGIN BARAT - Gedung SMPN 4 Pangkalan Banteng di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) ludes terbakar pada Selasa (5/11/2019) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB. Bangunan yang terbakar adalah 3 unit ruang kelas, 1 unit ruang perpustakaan, 1 unit gudang, 1 unit ruang TU/guru, 1 unit WC, buku-buku perpustakaan, 10 unit komputer, alat-alat laboratorium IPA, MATEMATIKA, IPS, alat-alat olah raga, alat-alat UKS, 2 unit speaker, 2 unit dispenser, 2 unit printer, 1 unit acsed point wiffi, ijazah, raport 3 kelas dan berkas sekolah.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris mengatakan, yang pertama kali mengetahui peristiwa kebakaran adalah warga setempat bernama Maryono. "Menurut keterangan saksi, api berasal dari ruang kelas 9, ruang gudang, dan ruang perpustakaan l,” ujar Kapolsek.

Waris melanjutkan, saksi berteriak minta tolong kepada warga sekitar sekolah. “Selanjutnya, saksi Maryono bertempat tinggal di dekat sekolah, keluar rumah bersama dengan istrinya dan meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Saat itu api sudah membakar 3 unit kelas, 1 unit ruang perpustakaan, 1 unit ruang gudang, 1 unut ruang TU/ guru dan 1 unit WC,” tambah Kapolsek.



Api baru bisa padam sekira pukul 03.15 WIB, dengan menerjunkan sejumlah mobil pemadam kebakaran dan bantuan warga setempat. “Sementara tidak ada korban jiwa, untuk jumlah kerugian materiil keseluruhan pihak sekolah belum bisa menyimpulkan dan harus koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan. Tapi, yang jelas ratusan juta rupiah,” tutur Kapolsek.

Terkait penyebab kebakaran, Kapolsek mengatakan, pihaknya dan tim Identifikasi Polres Kobar sedang melakukan penyelidikan. Sementara itu, Selasa (5/11/2019) pagi ini seluruh anak didik masih diliburkan. Pihak sekolah masih mencari lokasi sementara untuk menjalankan proses belajar mengajar.
(saz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak