Perusahaan Animasi di Menteng Diduga Eksploitasi 80 Karyawan Kerja sampai Subuh

Sabtu, 14 September 2024 - 17:17 WIB
loading...
Perusahaan Animasi di...
Perusahaan game art dan animasi berinisial BS di Menteng, Jakarta Pusat diduga melakukan eksploitasi dan kekerasan karyawan. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perusahaan game art dan animasi berinisial BS di Menteng, Jakarta Pusat diduga melakukan eksploitasi dan kekerasan karyawan. Jumlah karyawan yang dipekerjakan sebanyak 80 orang.

Berdasarkan keterangan saksi, perusahaan animasi yang dimiliki orang asing beroperasi sejak tahun 2019 dengan jumlah karyawan sebanyak 80 orang. Jam kerja karyawan di perusahaan tersebut bervariasi.

Baca juga: Lindungi Anak dari Ancaman Eksploitasi dan Prostitusi

Seorang saksi pernah melihat salah satu karyawan di perusahaan baru pulang pukul 04.00 WIB. “Untuk jam pulang karyawan tidak sama paling cepat pukul 18.00 WIB dan paling lama pukul 04.00 WIB,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus, Sabtu (14/9/2024).

Saksi juga mengatakan perusahaan telah tutup sejak Juli 2024 lalu. “Saat ini tempat tersebut sudah tidak ditempati,” ucapnya.

Menurut Firdaus, pada Juli 2024 saksi melihat ada 3 ART keluar dari kantor tersebut. Perusahaan animasi itu viral di media sosial setelah mantan karyawan berinisial CS menceritakan dugaan kekerasan dan eksploitasi yang diduga bosnya, CL dan suaminya, KL.

Tak hanya CS, seluruh karyawan juga mendapatkan perlakuan sama. Karyawan mendapatkan kekerasan verbal dan fisik dari pemilik perusahaan. Dia juga dieksploitasi hingga terpaksa pulang dini hari.

Saat itu korban yang sedang hamil hingga mengalami keguguran akibat eksploitasi itu. Bukannya simpatik, pemilik perusahaan justru memarahi korban gara-gara tak masuk kerja usai keguguran.

Korban juga dihukum naik-turun tangga sebanyak 45 kali di malam hari. Korban kemudian dihukum menampar diri sendiri sampai 100 kali.

Korban menceritakan karyawan lainnya bahkan diteror oleh pemilik perusahaan. Kini perusahaan animasi BS sudah tutup.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Rekomendasi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Berita Terkini
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved