alexametrics

KSAU Lantik 19 Penerbang dan 11 Navigator Militer, Satu di Antaranya Wara

loading...
KSAU Lantik 19 Penerbang dan 11 Navigator Militer, Satu di Antaranya Wara
Fly pass pesawat memeriahkan wingday Sekbang A 96 PSDP A32 dan Seknav A 13 di lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin (4/11/2019). Koran SINDO/Priyo Setyawan
A+ A-
YOGYAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna melantik 19 penerbang dan 11 navigator militer lulusan pendidikan sekolah penerbang (Sekbang) Angkatan 96 dalam upacara militer wingday di lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (4/11/2019).

Pelantikan diawali dengan penyematan wing dan penyerahan tropi kepada lulusan terbaik, yaitu Letda Laut (Pelaut) Ridwan Maulana jurusan fix wing dan Letda Cpn M Ardhian Dwiputra jurusan roatry wing serta Letda Nav Achmad Fauzy Nurputranto untuk Seknav . Setelah itu dilanjutkan dengan penyematan brevet wing kepada para lulusan dari keluarga mereka.

Satu lulusan di antaranya wanita angkatan udara (Wara), yaitu Letda Nav Eveline Putri Indahsari, (23). Untuk Eveline brevet wing disematkan oleh Aspers Panglima TNI Marsda Diyah Yudha Nardi. Eveline merupakan Wara pertama dari lulusan AAU yang menjadi navigator. Eveline lulusan AAU 2018 dan akan bertugas di Skadron 31 Halim Perdana Kusuma, Jakarta untuk pesawat C130 Hercules.
KSAU Lantik 19 Penerbang dan 11 Navigator Militer, Satu di Antaranya Wara

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan sekbang ini bukan berarti telah selesai, namun baru awal dalam menjalankan tugas. Masih ada tahapan panjang yang harus dilaksanakan.



Termasuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan berat, para perwira penerbang harus memperdalam ilmu dan mengasah kemampuan secara terus menerus. "Untuk itu harus terus disiplin dan semangat belajar," tandas Yuyu dalam sambutanya.

Seorang penerbang harus memiliki tiga aspek yaitu knowledge (ilmu pengetahuan), skill (keterampilan) dan attitude (sikap). Ketiganya saling terikat dan tidak bisa dipisahkan dalam mendukung operasi penerbangan.

"Seorang air crew juga membutuhkan latihan dan pembinaan berkelanjutan untuk membentuk skill terbang yang mumpuni sehingga dapat melaksanakan segala misi penerbangan dengan aman dan lancar,” tandasnya.

Kapentak Lanud Adisucipto Yogyakarta Mayor Sus Ambar Rejiyati menambahkan, 19 penerbang militer baru itu terdiri dari 14 penerbang angkatan darat (AD) dan lima penerbang angkatan laut (AL). Lulusan dari AD dan AL akan dikembalikan ke satuannya masing-masing, AD ke Puspenerbad, AL ke Puspenerbal.

“Untuk navigator semuanya dari angkatan udara (AU). Mereka akan bertugas di skadron 31, 32 dan 33,” terangnya. Upcara pelantikan dimeriahkan dengan fly pass empat pesawat latih Grob dan KT 1 Woong Bee serta tiga pesawat tempur F16 dan satu T50i Golden Eagle dari lanud Iswahyudi Madiun.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak