alexametrics

Warga Papua Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

loading...
Warga Papua Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura menyebut sejumlah daerah di Papua perlu mewaspadai bencana hidrometeorologi. Dokumen/SINDOnews
A+ A-
PAPUA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura menyebut sejumlah daerah di Papua perlu mewaspadai bencana hidrometeorologi. Ancaman tersebut seperti angin kencang disertai hujan lebat, dan gelombang tinggi.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili mengatakan, bencana ini diakibatkan parameter curah hujan, kelembaban udara dan temperatur daerah. "Analisis BMKG untuk wilayah Papua masih dalam kategori menengah," kata Petrus di Kota Jayapura, Papua, Jumat (1/11/2019).

Ada sejumlah daerah yang terbilang rawan, di antaranya Kabupaten dan Kota Jayapura. Namun yang paling berpotensi berada di Mamberamo Raya, karena wilayah tersebut berada di dataran bawah bagian tengah Pegunungan Papua. "Kadang Mamberamo Raya tidak hujan tetapi mendapat kiriman banjir dari arah bagian tengah Papua," katanya.



Beberapa contoh bencana Hidrometeorologi antara lain, badai, tornado, angin puyuh. Lalu, angin gending, angin brubu, angin bohorok, dan angin kumbang. Termasuk juga banjir serta longsor.

Untuk musim hujan sendiri, kata dia, tidak semua daerah Papua rata diguyur hujan. Karena ada beberapa daerah yang mulai memasuki musim penghujan sejak September dan awal Oktober. "Prakiraan musim hujan merata di Februari 2019, kemudian ada juga di Maret 2019 hingga masuk masuk Juni puncak musim hujan," katanya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak