alexametrics

Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Pegunungan Ijen Banyuwangi Diperpanjang

loading...
Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Pegunungan Ijen Banyuwangi Diperpanjang
Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur diperpanjang hingga 5 November 2019 mendatang. Foto iNews TV/Eris U
A+ A-
BANYUWANGI - Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur diperpanjang hingga 5 November 2019 mendatang. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya titik sumber api dan luasan hutan yang terbakar. (Baca: Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Ijen Meluas, Jalur Pendakian Ditutup)

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi Fajar Suasana. Menurut Fajar, hingga Selasa sore (29/10/2019). Heli waterbombing, kata dia, terus melakukan pemadaman api yang masih difokuskan di Hutan Konservasi Gunung Merapi Ungup – Ungup. Sementara tim gabungan juga juga melakukan pemadaman api di lokasi yang dapat dijangkau dengan tenaga manual. Personel BPBD masih terus melakukan pemadaman kebakaran hutan di Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.
“Pemadaman api dari udara hingga hari ketiga sejak dikerahkannya heli waterbombing masih difokuskan di Lereng Gunung Merapi Ungup – Ungup yang merupakan Hutan Konservasi. Sejumlah titik sumber api masih terlihat di lereng gunung dengan mengeluarkan asap yang membumbung,” kata dia.
Fajar menjelaskan, pada hari ketiga ini heli waterbombing menembakan air laut sebanyak empat belas kali yang masing – masing tembakan sebanyak lima ribu liter air.

Sementara tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan relawan masih terus berusaha memadamkan api pada lokasi yang bisa dijangkau tenaga manual.



“Sejumlah petugas menerobos masuk hutan dengan menyemprotkan air ke semak semak dan pepohon yang masih terbakar,” timpalnya.

Sementara sejak terjadinya bencana kebakaran hutan di Pegunungan Ijen, Taman Wisata Alam Kawah Gunung Ijen masih ditutup untuk umum. Petugas melarang adanya segala bentuk pendakian baik wisatawan maupun penambangan belerang.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak