alexametrics

UIN Suska Riau Panggil Ustaz Abdul Somad terkait Pengunduran Diri

loading...
UIN Suska Riau Panggil Ustaz Abdul Somad terkait Pengunduran Diri
UIN Suska Riau Panggil Ustaz Abdul Somad terkait Pengunduran Diri./Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
PEKANBARU - Pihak Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau melayangkan surat pemanggilan kepada Ustaz Abdul Somad (UAS). Pemanggilan itu terkait pengunduran diri dai kondang tersebut sebagai dosen dan PNS di UIN Suska.

Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan Keuangan UIN Suska Riau, Ahmad Supardi mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan untuk UAS, Rabu (23/10/2019). Jadwal pemanggilan untuk hadir di kampus, Kamis (24/10/2019). "Namun, nampaknya beliau tidak datang memenuhi panggilan. Kita belum tau apa alasan ketidakhadirannya," kata Ahmad Supardi.

Dia menegaskan bahwa pemanggilan terhadap pendakwah terkenal itu, untuk memastikan apa alasannya keluar. Pihak rektorat harus mengetahui dan mendengar langsung jawaban dari dai yang sudah 8 tahun mengajar di UIN Suska tersebut. "Kita ingin mendengarkan langsung apa alasannya mundur. Tapi sayang, dia tak hadir hari ini," ucap Ahmad Supardi yang juga Plt Wakil Rektor II UIN Suksa Riau.



Untuk selanjutnya, pihak UIN Suska Riau melayangkan surat pemanggilan kedua untuk UAS. Jika tidak datang juga akan dilakukan pemanggilan terakhir. Pihak UIN Suska Riau menyatakan bahwa memiliki dua opsi untuk menentukan nasib UAS, menerima permohonan atau menolaknya. "Rabu (29/10/2019) kita menjadwalkan pemanggilan kedua, mudah mudahan beliau datang. Jika tidak, kita akan menjadwalkan pemanggilan ketiga. Jadi kita bisa mengabulkan permohonan beliau bisa juga tidak," tegasnya.

Namun, pihak rektorat UIN Suska memberikan sinyal tak akan mempertahan dosen ilmu tafsir dan hadist itu." Tidak mungkin memaksa, kalau memang tak mau mengajar lagi," pungkasnya.
(saz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak