alexametrics

Pelaku Berhasil Ditangkap, Misteri Penemuan Mayat di Tol Terungkap

loading...
Pelaku Berhasil Ditangkap, Misteri Penemuan Mayat di Tol Terungkap
Pelaku Berhasil Ditangkap, Misteri Penemuan Mayat di Tol Terungkap./Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A+ A-
PASURUAN - Misteri penemuan mayat di pinggir tol Malang-Pandaan berhasil diungkap Polres Pasuruan, Jawa Timur. Aparat berhasil menangkap Gianto alis Sugik (36) warga Babatan, Kecamatan Wiyung, Kota surabaya, pelaku pembunuhan Rusdiyanto sopir taksi online yang mayatnya dibuang di pinggir tol Malang-Pandaan.

Pelaku ditangkap tim Buser Satreskrim Polres Pasuruan saat tidur di rumah kenalannya di Gresik, Kamis (24/10/2019). Saat ditangkap Sugik berusaha melawan, sehingga harus dilumpukan dengan timah panas petugas. Di Mapolres Pasuruan pelaku mengaku sengaja merampok korban. Sebelum memesan taksi online, Sugik sudah mempersiapkan tali dan baju untuk menghabisi nyawa korban.

"Setelah memesan taksi online, saya minta diantar ke kawasan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pas di jalan tol Malang–Pandaan, leher korban saya jerat dengan tali tampar dan muka korban saya tutup dengan kaos hingga tewas. Lalu, mayat korban saya buang di pinggir tol," ujar Sugik dengan wajah tertunduk.



Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, pelaku berprofesi sebagai sopir. Saat diamankan, dari tangan pelaku disita sebuah HP milik korban dan minibus Suzuki Ertiga milik korban namun nopol aslinya sudah terganti. "Penangkapan pelaku tergolong cepat, berkat pengecekan HP korban yang dibawa pelaku. Setelah dilakuan penyelidikan, dilakukan penggrebekan pelaku dalam kurun waktu 5 jam dari penemuan mayat," kata Rofiq.

"Kasus ini akan kami dalami lagi, termasuk menggelar reka ulang mulai dari pemesan taksi online hingga terjadi pembunuhan. Pelakun dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dengan ancaman penjara 20 tahun," pungkas Rofiq.

Diberitakan sebelumnya, Rusdiyanto warga Bendulmerisi, Gang Besar, Kota Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi memprihatinkan di pinggir tol Malang–Pandaan km 72/200 Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Saat ditemukan, leher korban terjerat tali dan wajahnya dibungkus kaos warna hitam dengan luka lembam di beberapa tubuhnya.
(saz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak