Tokoh NU: Duet Khofifah-Emil Masih Dibutuhkan Lanjutkan Kemajuan Jatim
Minggu, 08 September 2024 - 16:37 WIB
loading...
Kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa bersama Emil Dardak masih sangat dibutuhkan untuk melanjutkan kemajuan Jatim kedepan. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak terus mendapatkan dukungan kuat seluruh elemen masyarakat. Khofifah-Emil menjadi figur pemimpin tepat lantaran semakin bisa melanjutkan kemajuan Jatim kedepan.
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz mengatakan, Khofifah-Emil berhasil menghadirkan kepemimpinan yang banyak memberi dampak positif besar bagi masyarakat. Baca juga: Khofifah-Emil Komitmen Lanjutkan Kemajuan dan Tingkatkan Kesejahteraan Jatim
"Karena itu kedepannya lagi memang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi. Karena itu sangat penting membangun ke akraban dan persatuan hubungan," kata Kiai Abdul Hakim di Surabaya, Minggu (8/9/2024).
Dia menambahkan, Khofifah-Emil begitu konsisten menunjukkan keberhasilan kepemimpinan membantu rakyat kecil. Berbagai progran gagasan inovatif keduanya sukses buat Jatim mencapai banyak catatan gemilang.
Seperti menurunkan angka kemiskinan di Jatim, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Jatim kurun 2021-2023 turun sebanyak 383.920 jiwa. Itu artinya, menjadi yang tertinggi di antara provinsi lain di Indonesia.
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz mengatakan, Khofifah-Emil berhasil menghadirkan kepemimpinan yang banyak memberi dampak positif besar bagi masyarakat. Baca juga: Khofifah-Emil Komitmen Lanjutkan Kemajuan dan Tingkatkan Kesejahteraan Jatim
"Karena itu kedepannya lagi memang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi. Karena itu sangat penting membangun ke akraban dan persatuan hubungan," kata Kiai Abdul Hakim di Surabaya, Minggu (8/9/2024).
Dia menambahkan, Khofifah-Emil begitu konsisten menunjukkan keberhasilan kepemimpinan membantu rakyat kecil. Berbagai progran gagasan inovatif keduanya sukses buat Jatim mencapai banyak catatan gemilang.
Seperti menurunkan angka kemiskinan di Jatim, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Jatim kurun 2021-2023 turun sebanyak 383.920 jiwa. Itu artinya, menjadi yang tertinggi di antara provinsi lain di Indonesia.
Lihat Juga :