alexametrics

Pendidikan Kota Palu Harus Murah, Terjangkau, Berkualitas

loading...
Pendidikan Kota Palu Harus Murah, Terjangkau, Berkualitas
Wali Kota Palu Hidayat, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi membuka Indonesia Millennial Teacher Festival tahun 2019, Selasa (22/10/2019).
A+ A-
KOTA PALU - Wali Kota Palu Hidayat, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Ansyar Sutiadi membuka secara resmi Indonesia Millennial Teacher Festival (IMTF) tahun 2019, Selasa (22/10/2019).

Kegiatan yang difasilitasi oleh Disdikbud Kota Palu tersebut dihadiri ribuan guru TK, SD dan SMP se-Kota Palu dan dilaksanakan di Ballroom Hotel Best Western Coco.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan untuk kemajuan pendidikan di Kota Palu, pihaknya memberikan anggaran yang lebih dari aturan yang berlaku. "Anggaran sesuai Undang-undang adalah 20 persen tapi kita sudah anggarkan 40 persen dari APBD kita," ungkap Wali Kota Hidayat.



Menurut Wali kota, lebih tingginya anggaran pendidikan dari standar nasional tersebut diharapkan terwujud pendidikan yang murah, terjangkau dan berkualitas. "Kita harap tidak ada lagi pungutan-pungutan yang ada di sekolah," lanjutnya.

Hidayat mengatakan mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendorong guru-guru di Kota Palu meningkatkan prestasi dalam menjalankan proses pendidikan. "Semoga dengan keikhlasan kita semua dalam membangun pendidikan di Kota Palu menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua," tandasnya.

Dalam kegiatan IMTF tahun 2019 di Kota Palu ini menghadirkan dua narasumber nasional yaitu Seto Mulyadi alias Kak Seto selaku Ketua LPA Indonesia dan Pemerhati Anak dan Jarot Wijanarko sebagai motivator.

Wali Kota Palu dalam kesempatan tersebut memperoleh sertifikat atas dedikasinya dalam dunia pendidikan sebagai "Sahabat Guru" yang diserahkan langsung oleh Kak Seto.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak