alexametrics

Pengungsi Bencana Angin Kencang Kota Batu Dilanda Kejenuhan

loading...
Pengungsi Bencana Angin Kencang Kota Batu Dilanda Kejenuhan
Dua hari menjalani hidup di tempat pengungsian, warga Desa Sumber Brantas, Kota Batu, Jatim mulai dihinggapi rasa jenuh. Foto/BNPB
A+ A-
KOTA BATU - Dua hari menjalani hidup di tempat pengungsian, warga Desa Sumber Brantas, Kota Batu, Jatim mulai dihinggapi rasa jenuh.

Para pengungsi ini terpaksa meninggalkan rumah mereka yang rusak usai diterjang badai pasir. Mereka menginginkan secepatnya bisa kembali ke rumah dan menjalani aktivitas secara normal.

Ribuan pengungsi mengaku sudah tidak betah tinggal berlama-lama di tempat pengungsian, tanpa aktifitas. (Baca juga: BMKG Sebut Angin Kencang di Kota Batu Dipicu Kebakaran Hutan)



Selain merasa jenuh, sebagian besar pengungsi ingin pulang untuk melihat langsung kondisi rumah mereka. Sebagian besar pengungsi belum mengetahui kondisi rumah mereka pascaserangan badai pasir.

“Kami berharap, pemerintah Kota Batu bisa segera mengizinkan mereka untuk kembali ke rumah,” kata Sutoyo, salah satu pengungsi.

Dari pantauan di lokasi pengungsian, beberapa pengungsi bahkan sudah mengemas barang-barang dan ingin segera pulang. Terlebih, para tetangga di sekitar rumah sudah mengabarkan keadaan di sekitar tempat tinggal mereka telah berangsur normal.

Hingga Selasa siang (22/10/2019) tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu masih melakukan pemeriksaan di lokasi yang mengalami dampak terparah serangan badai pasir. (Baca juga: Dampak Bencana Angin Kencang, Jalur Mojokerto-Batu Tutup Total)

Pendataan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah-rumah warga aman untuk kembali dihuni. Dua hari menjalani hidup di tempat pengungsian, warga Desa Sumber Brantas, Kota Batu mulai dihinggapi rasa jenuh.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak