alexametrics

Pelatihan Kreativitas, Pemuda Jambi Harap Ini Berkelanjutan

loading...
Pelatihan Kreativitas, Pemuda Jambi Harap Ini Berkelanjutan
Pelatihan Kreativitas Pemuda di Bidang Kriya FKP Jambi resmi ditutup. Foto/Dok/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Pelatihan Kreativitas Pemuda di Bidang Kriya Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Provinsi Jambi resmi ditutup, Jumat (18/10/2019). Sebelumnya, pelatihan ini digekar selama dua hari di ruang Bara Jingga Bappeda.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Kreativitas Pemuda Bidang Grafika dan Kriya Asdep Menpora RI Arloli Aziz mengatakan, adanya kegiatan ini guna meningkatkan industri kreatif khususnya di Bidang Kriya kepada seluruh pemuda Indonesia.

"Untuk di provinsi Jambi kita memilih di bidang kriya sesuai dengan kearifan lokal yang yang ada di provinsi Jambi yaitu budaya Batik Jambi untuk negeri, ini mereka sendiri yang memilih temanya," terangnya dalam keterangan tertulisnya.



Peserta yang hadiri, kata Arloli sesuai dengan target, yaitu sekitar 50 orang pemuda. Mereka berasal dari komunitas, pengusaha online, organisasi kepemudaan, maupun beberapa pemuda yang mewakili daerah masing-masing yang ada di Jambi.

"Tujuan kita mensuport, ini merupakan stimulan sebagai pemicu dan mengajak nanti juga Dispora di masing provinsi untuk juga mendukung dan mensupport kegiatan dari Menpora ini," tuturnya.

Selama dua hari pelatihan, dia berharap, para pemuda di Jambi dapat menjadi agent objek di bidang kewirausahaan. "Jadi adik-adik yang kita latih ini nantinya akan membuat mereka menjadi pioner untuk melaksanakan kegiatan industri kreatif," harapnya.

Selain itu, Arloli juga menyatakan, kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan oleh Dispora masing-masing daerah yang ada disetiap daerah. "Kami harap ini berkelanjutan, Dispora boleh untuk melanjutkan mungkin bisa di (anggarkan melalui) APBD mereka," ungkapnya.

Kemenpora RI sebagai pemicu dan mendorong setiap Pemda agar kegiatan industri kreatif dapat dilanjutkan oleh dinas terkait. "Nah kami ini adalah sebagai pemicu, dan pemda akan mengikuti kegiatan yang kami laksanakan sekarang ini," jelasnya.

Mahasiswa Stipol UNJA sekaligus wirausaha muda yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang dijajalkan melalui media sosial (Medsos) yaitu Ilham Nur berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat berkelanjutan.

"Harapan besar kami dari peserta dan beberapa mahasiswa yang ada di kampus yang ada di Jambi dengan adanya kegiatan ini bisa membangun pembangunan SDM yang sesuai di bidang Krirya," katanya.

Pemuda sekarang ini, kata dia, harus memiliki kompetensi dan kemampuan di luar sasaran dan berharap kegiatan ini juga harus berlanjut bukan hanya difokuskan kepada keterwakilan pemuda dari beberapa daerah.

Sementara itu Ayu Azarah peserta FKP dari Kabupaten Bungo Jambi juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengembangkan ide-ide dalam usaha yang dapat berdampak positif pada keekonomian rakyat.

"Sekarang usahanya (Ayu) itu menjahit baju dan membuat souvenir gitu, itu sudah sejak 2 tahun lalu," tandasnya.

Acara penutupan itu juga diisi dengan pemberian cinderamata dan penyerahan sertifikat langsung oleh Arloli Aziz yang didampingi Ketua FKP Jambi dan Diskepora Provinsi Jambi.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak