alexametrics

Bupati Halbar Tabur 120.000 Bibit Udang Vaname

loading...
Bupati Halbar Tabur 120.000 Bibit Udang Vaname
Bupati Halmahera Barat Danny Missy menabur bibit udang Vaname di tambak milik penambak warga desa Gamlamo, Jumat (18/10/2019).
A+ A-
JAILOLO - Bupati Halmahera Barat Danny Missy menabur bibit udang Vaname di tambak milik penambak warga desa Gamlamo, Jumat (18/10/2019). Tambak kurang lebih 4,5 hektare itu di kelola oleh enam kelompok dibawah binaaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halmahera Barat.

Bupati Danny dikesempatan itu mengatakan pengembangan tambak udang Vaname sangat penting dilakukan. Pasalnya saat ini beberapa negara asing sangat membutuhkan stok udang Vaname, namun Indonesia belum mampu memenuhi permintaan dari negara membutuhkan udang Vaname.

"Jika dikembangkan dengan baik, maka berdampak positif mendorong ekonomi masyarakat," ungkapnya.



Danny menambahkan, jika satu hektare tambak udang Vaname dalam satu kali panen menghasilkan 10 tong maka hasil yang diterima oleh kelompok budidaya tersebut Rp700 juta. Sehingga kalau dalam satu tahun dua kali panen maka hasil yang diterima sebesar Rp1,4 miliar.

"Jadi saya berharap masyarakat harus fokus melakukan budidaya, karena hasil dari kerja akan kembali ke masyarakat bukan ke siapa-siapa. Pemkab akan selalu memberikan dudukungan dalam pengembangan budidaya udang Vaname di Halbar," pungkasnya.

Semntara itu Kepala DKP Halbar Agus juga mengatakan, pihaknya telah menyediakan bibit udang Vaname sebanyak 120.000 bibit, untuk di bagikan kepada enam kelompok penambak di antarnya empat kelompok di desa Gamlamo, satu kelompok di desa Bakun Todowongi dan satu di desa Payo.

"Jadi satu kelompok mendapatkan 20.000 bibit udang Vaname, saya bersyukur Bupati bisa hadir untuk menabur bibit udang ini di empat kelompok penambak di desa Gamlamo, ini juga menjadi salah satu spirit kepada penambak itu sendiri," pungkasnya.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak