alexametrics

Elemen Masyarakat di Timika Dukung Pelantikan Presiden

loading...
Elemen Masyarakat di Timika Dukung Pelantikan Presiden
Sejumlah elemen masyarakat Papua yang terdiri dari para pendeta bersama jemaat Gereja Bethel Gereja Penta Kosta (GBGP) Klasis Mimika Papua memberikan dukungan penuh pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019. Foto iNew
A+ A-
TIMIKA - Sejumlah elemen masyarakat Papua yang terdiri dari para pendeta bersama jemaat Gereja Bethel Gereja Penta Kosta (GBGP) Klasis Mimika Papua memberikan dukungan penuh pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019.

"Kami para pendeta dan jemaat dari GBGP di Tanah Papua khususnya di Timika memberikan dukungan penuh pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," ungkap Pendeta Clief Renaldo Erari, saat merayakan HUT Gereja GBGP yang ke-63.

Pendeta yang akrap di sapa Erari mengatakan di HUT Gereja GBGP yang ke-63 ini tentunya sudah sangat matang sekali, sehingga ia bersama jemaatnya setanah Papua terus berdoa agar proses pelantikan nanti akan berjalan dengan lancar aman hingga usai.



" Mari kita bersama sama berdoa agar proses pelantikan dapat berjalan dengan aman dan lancar," ungkap pendeta.

Kata pendeta, selain merayakan HUT Gereja GBGP yang ke-63 dan melakukan
Kebaktian Kebangkitan Rohani ( KKR ), ia juga bersama jemaatnya menggelar doa bersama untuk proses pelantikan tersebut agar berjalan lancar dan juga berdoa agar tanah Papua tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Pendeta Yohanis Marani, juga mengajak seluruh jemaat GBGP untuk bersama - sama menjaga keamanan di Timika agar tetap aman dan kondusif, serta diharapkan kepada para jemaat agar jangan mudah terprovokasi dengan oknum-oknum orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin membuat kekacauan di Timika. Pasalnya oknum oknum tersebut memiliki kepentingan.

Selain itu juga, para jemaat di minta untuk tidak mudah percaya dengan informasi atau berita berita hoax yang beredar.

Pendeta Yohanis Marani mengajak seluruh jemaatnya untuk hidup bertoleransi, saling mengharga dan menghormati satu sama lain.

" Meskipun berbeda beda tetapi kita tetap satu. Satu tanah air, satu bangsa, bangsa Indonesia ," ungkapnya. Mari kita bersama sama menjaga Papua agar tetap aman dan damai.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak