alexametrics

Debu Jalan Beton Lingkar Tambang Nikel Dikeluhkan Warga Konawe

loading...
Debu Jalan Beton Lingkar Tambang Nikel Dikeluhkan Warga Konawe
Warga Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan kondisi jalan rusak di kawasan industri pengolahan biji nikel. Foto/iNews TV/Asdar Zula
A+ A-
KONAWE - Warga Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan kondisi jalan rusak di kawasan industri pengolahan biji nikel, PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI).

Pada musim hujan, jalan menjadi berlumpur, sebaliknya, saat musim kemarau, debu jalan beterbangan hingga masuk ke rumah warga.

Kondisi ini direspons pihak perusahaan. PT VDNI mengucurkan anggaran Rp 18 miliar, untuk membangun jalan beton di sekitar kawasan industri, sepanjang 5 Kilometer.



"Dana ini dari hasil produksi yang diperuntukan untuk pembangunan wilayah lingkar tambang" jelas HRD manager PT VDNI, Anto.

Jalan beton ini, memang dibangun untuk menjawab keluhan warga. Jalan berlumpur memang sudah tidak ada lagi, namun justru debu jalan terus menjadi masalah.

Debu di badan jalan beton ini disebut warga setempat kurang lebih satu sentimeter. Saat angin kencang dan dilewati mobil truk perusahaan, debu masuk hingga ke dalam rumah warga.

"Jalan saat ini memang bagus, tapi debunya mengganggu sekali, masuk ke dalam rumah" kata Nasir, warga Morosi.

Masalah ini, disadari pihak perusahaan. Anto meyakini masih banyak kekurangan dalam proses pengembangan wilayah lingkar tambang. Namun perusahaan akan berupaya menyelesaikan semua persoalan.

"Soal lingkungan, perusahaan juga akan melakukan penyelesaian persoalannya. Debu di jalan-jalan masih ditemukan, namun itu akan diselesaikan sampai benar-benar selesai" tegasnya.

Anto menyebut, pengembangan wilayah lingkar tambang selalu mengedepankan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kedepan jalan beton akan terus dilakukan sampai semua wilayah lingkar tambang.

Selain jalan, ada beberapa aspek yang dilakukan. Di antaranya, pemberian air bersih untuk beberapa desa di Kecamatan Morosi, dan pembangunan masjid.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak