alexametrics

Terekam CCTV saat Beraksi, 2 Rampok Bersenjata Celurit Ditembak Polisi

loading...
Terekam CCTV saat Beraksi, 2 Rampok Bersenjata Celurit Ditembak Polisi
Tim Khusus Anti Bandit Satreskrim Polres Cirebon, Jawa Barat berhasil meringkus dua perampok spesialis minimarket LK dan RF. Foto Rekaman CCTV/iNews TV/Toiskandar
A+ A-
CIREBON - Tim Khusus Anti Bandit Satreskrim Polres Cirebon, Jawa Barat berhasil meringkus dua perampok spesialis minimarket LK dan RF, Selasa siang (15/10/2019). Bahkan, kedua pelaku yang kerap beraksi sadis dengan celurit dan senjata mainannya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan saat akan ditangkap.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, dari tangan tersangka petugas mengamankan sebilah celurit, revolver mainan, sepeda motor dan dua handphone hasil kejahatan.

Menurutnya sebelumnya perampokan yang dilakukan lk dan rf di sebuah minimarket di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada 9 Oktober 2019 lalu terekam kamera CCTV minimarket.



“Pelaku yang datang menggunakan sepeda motor langsung masuk ke dalam minimarket dengan mengacungkan sebilah celurit dan pistol mainan. Aksi yang dilakukan kurang dari 10 menit tersebut membuat penjaga minimarket ketakutan dan menyerahkan barang dan uang yang diminta pelaku,” kata Kapolres.

Tak butuh waktu lama, kata dia, Tim Khusus Anti Bandit Satreskrim Polres Cirebon berhasil meringkus LK dan RF ini. Keduanya diamankan di tempat persembunyiannya di Kabupaten Kuningan.

“Petugas terpaksa menghadiahi kaki kedua pelaku dengan timah panas lantaran melawan saat akan dilakukan penangkapan,” timpalnya.

Dalam melancarkan aksinya pelaku beraksi di dua minimarket di wilayah Cirebon mencari targetnya secara acak khususnya minimarket yang berada di tempat sepi.

Dengan bersenjatakan celurit dan pistol mainan kedua pelaku mengancam dan tak segan melukai korbannya yang melakukan perlawanan. Dari dua lokasi yang berbeda kedua pelaku berhasil menggondol uang dan barang senilai empat belas juta rupiah,” ungkap Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto.

Keduanya yang merampok untuk membuat tatto di badannya terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi dan disangkakan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman minimal lima tahun kurungan penjara.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak