alexametrics

Kapolda Banten Nyatakan Sudah Lakukan Pengamanan Kunjungan Wiranto Sesuai SOP

loading...
Kapolda Banten Nyatakan Sudah Lakukan Pengamanan Kunjungan Wiranto Sesuai SOP
Syahrial Alamsyah (31) saat menyerang Menko Polhukam Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Foto/Istimewa
A+ A-
PANDEGLANG - Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengaku sudah melakukan pengamanan kunjungan Menko Polhukam Wiranto dalam rangka peresmian Gedung Baru di Kampus Universitas Matlaul Anwar, Menes Pandeglang sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Sudah dilakukan perimeter, bahkan di Universitas Mathla'ul Anwar sudah dilakukan seterililasi. Kita juga sudah laksanakan pengemanan di situ ada kami, Danrem, dari TNI AU. Kita sama-sama di sana," ujar Kapolda usai menjenguk korban di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis (10/10/2019). (Baca juga: Jokowi Minta Rakyat Doakan Kesembuhan Wiranto)

Dikatakan Kapolda, pada saat kejadian Mantan Panglima TNI itu menyambangi dan menerima ajakan masyarakat yang ingin bersalaman hingga foto bersama dengan pengawalan petugas.



"Karena ketulusan hati beliau, beliau sendiri berkehendak menyapa seluruh masyarakat yang menyambut pagi hari tadi. sampai selfie foto bersama," ujarnya. (Baca juga: Pengamat Intelijen: Penusukan Wiranto Peringatan dari Kaum Radikal)

Kapolda menyatakan juga bahw dua pelaku penyerangan Menko Polhukam menggunakan sebilah belati dan gunting. Senjata tersebut membuat mantan Panglima TNI itu mengalami dua luka tusukan di perut.

Dua orang pelaku penyerangan telah diamankan, yakni Syahrial Alamsyah (31) dan Fitri Andriana (21). "Pelaku yang laki-laki pakai belati perempuan pakai gunting," ujar Kapolda. (Baca juga: Pengusutan Kasus Penusukan Wiranto untuk Tepis Anggapan Sandiwara)
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak