alexametrics

Lima Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Cidahu Serbu Bantuan Air Bersih

loading...
Lima Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Cidahu Serbu Bantuan Air Bersih
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
KUNINGAN - Sudah hampir lima bulan warga Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kuningan, Jawa Barat mengalami kekeringan parah. Begitu mendapat suplai air bersih, warga pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka.

Ratusan warga di Desa Cibulan, kecamatan Cidahu langsung menyerbu bantuan air bersih dari badan pegawai Korpri Kuningan. Dengan membawa ember dan jerigen warga harus berebut air di tempat penampungan air yang di isi air bersih.

Warga terpaksa harus berebut air bersih karena takut tidak kebagian air untuk kebutuhan mandi, memasak dan mencuci akibat sumur mereka mengering. "Sudah lima bulan sumur tidak ada airnya," ujar Iru warga Cidahu yang ikut antre di lokasi, Sabtu (5/10/2019).



Menurut Iru, dengan adanya bantuan air bersih sangat membantu warga Cibulan untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak dan lainya karena sumur sudah mengering sejak lima bulan lebih ini.

Saat ini data dari BPBD Kabupaten Kuningan yang mengalami krisis air bersi akibat kemarau ada empat kecamatan dari sembilan desa. Empat kecamatan yakni, Karangkancana, Cimahi, Kalimanggis, dan Cidahu.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri sekaligus Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, distribusi air bersih ini dalam rangka bakti sosial kepada warga yang terdampak kekeringan.

Hari ini, kata Dian, pihaknya menyalurkan air bersih ke dua kecamatan yakni Kalimanggis dan Cidahu. "Distribusi air bersih kali ini sebanyak 18 ribu liter di bagi dari dua desa," ujarnya.

Penyaluran air bersih ini akan terus dilakukan bagi warga yang terdampak kekeringan di wilayah kabupaten Kuningan. Selain itu warga juga berharap kepada pemerintah untuk terus berikan bantuan air bersih setiap harinya ke desa mereka.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak