alexametrics

6 Pemerkosa Gadis yang Pulang Nonton Wayang Dibekuk Polisi, 2 Mengelak

loading...
6 Pemerkosa Gadis yang Pulang Nonton Wayang Dibekuk Polisi, 2 Mengelak
Polisi berhasil membekuk enam pemuda yang diduga terlibat dalam pemerkosaan terhadap gadis berinisial MN (20) di kebun kawasan Banyumanik Kota Semarang Jawa Tengah. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SEMARANG - Polisi berhasil membekuk enam pemuda yang diduga terlibat dalam pemerkosaan terhadap gadis berinisial MN (20) di kebun kawasan Banyumanik Kota Semarang Jawa Tengah. Mereka harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keenam pelaku adalah CH, ADP, RA, FP, YAP, dan NH. Mereka masih dalam pemeriksaan petugas Reskrim Polsek Banyumanik. Hasil pemeriksaan sementara terungkap, masing-masing memiliki peran berbeda sehingga polisi mengenakan pasal tak sama.

"Enam orang punya peran. Dua di antaranya tidak ikut memerkosa, namun hanya ikut memegangi tangan dan kepala korban agar tidak berontak saat digagahi temannya," kata Wakapolsek Banyumanik AKP Suradi Warso saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).



Dia menjelaskan, peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi pada Sabtu 14 September. Korban yang hendak pulang ke kos usai menonton pertunjukan wayang di Pudakpayung Banyumanik, mendadak bertemu temannya hasil perkenalan dari media sosial. (Baca: Usai Nonton Wayang, Gadis Ini Digilir 6 Pemuda).

Korban lantas diajak keliling kota dan nongkrong sembari menyaksikan balap liar. Kecurigaan korban mulai muncul saat diajak teman beserta gerombolannya ke sebuah tempat sepi berupa kebun. Meski demikian, korban tak berani menolak karena takut diancam.

Para pelaku langsung memepet korban dengan membagi peran masing-masing. Sebagian memegangi korban agar tak berontak sementara lainnya secara bergiliran melampiaskan nafsu bejatnya terhadap gadis asal Wonogiri tersebut.

"Untuk CH, ADP, RA, dan FP dikenakan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara. Sedangkan YAP dan NH dikenakan Pasal 289 KUHP tentang pembiaran pemerkosaan dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara," tambah dia.

Para pelaku ini sebelumnya tak dapat mengelak ketika dijemput polisi di rumah masing-masing. "Mereka (pelaku) ditangkap tanpa perlawanan di rumah masing-masing," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak