alexametrics

Bantu Korban Wamena, ACT Jatim Siapkan Crisis Center

loading...
Bantu Korban Wamena, ACT Jatim Siapkan Crisis Center
Untuk membantu korban tragedi kemanusiaan di Wamena, ACT Jawa Timur (Jatim) membuka Posko Kemanusiaan dan Crisis Center. Foto/Istimewa
A+ A-
SURABAYA - Untuk membantu korban tragedi kemanusiaan di Wamena, ACT Jawa Timur (Jatim) membuka Posko Kemanusiaan dan Crisis Center. Diketahui tragedi Wamena menyebabkan 33 orang meninggal, 77 orang luka-luka, 10.000 orang mengungsi dan 2.589 orang eksodus ke luar papua.

"ACT Jatim membuka Posko Kemanusiaan dan Crisis Center untuk atasi tragedi Wamena di Kantor ACT Jatim, Jalan Gayungsari Barat X, No 41 Surabaya. Untuk masyarakat yang ingin menggalang kepedulian bagi saudara sebangsa yang saat ini tertimpa musibah," Kepala ACT Jawa Timur Wahyu Sulistianto Putro, Rabu (2/10/2019).

Wahyu Sulistianto Putro menambahkan, ACT Jatim akan turut menyambut warga yang terdampak konflik sosial untuk memberikan dorongan moril dan menfasilitasi warga ke daerah asal. "Kita akan bantu warga Jatim yang terdampak (tragedi kemanuasiaan Wamena), baik mulai pendampingan psikologis maupun menfasilitasi mereka pulang ke daerah asal," ujar Wahyu.



Direncanakan hari ini, Rabu (2/10/2019) pesawat Hercules akan mengangkut sekitar 170 penumpang korban konflik kemanusiaan tujuan Makassar dan Malang Jawa Timur. Kapten Hasyim anggota TNI AU Lanud Hasanuddin Makassar menyampaikan, akan ada penerbangan Hercules menuju Lanud Hasanuddin. "70 orang tujuan Makassar dan sisanya 100 orang menuju bandara di Malang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina ISMI Jawa Timur Misbahul Huda, saat kunjungan Tim ACT juga mengajak masyarakat untuk bergerak membantu saudara sebangsa. Banyak warga yang membutuhkan bantuan papan, sandang, atau materi lainnya. Untuk itu, kepedulian terbaik bisa disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak