alexametrics

Kehidupan Anggota DPRD Sidimpuan yang Direhab karena Narkoba

Bertekad Jauhi Narkoba, Ikuti Ritual Kejiwaan Hingga Minum Ramuan

loading...
Bertekad Jauhi Narkoba, Ikuti Ritual Kejiwaan Hingga Minum Ramuan
Anggota DPRD Padangsidimpuan, Feriansyah Hasibuan, ketika menjalani proses ritual penyembuhan dari ketergantungan narkoba. Foto/Zia Nasution
A+ A-
Berbagai cara dilakukan Feriansyah Hasibuan, Anggota DPRD Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), untuk lepas dari ketergantungan narkoba. Salah satunya mengikuti rehabilitasi di Padepokan Tarekat Zaman Silat Bongar.

Mulai dari ritual kejiwaan, kanuragan hingga minum ramuan. Pagi itu, SINDOnews diberi kesempatan untuk melihat langsung proses pemulihan yang dijalani Feri, sapaan akrabnya.

Feri terlihat baru selesai melaksanakan Salat Dhuha. Sembari tersenyum, dia langsung menghampiri wartawan yang sudah menunggu.



Tak lama setelah berbincang, Feri langsung menjalani ritual kejiwaan. Kurang lebih 60 menit, anggota DPRD Padangsidimpuan itu menjalani ritual kejiwaan. Dipandu seorang Guru, Gonang Mendrofa dan dua orang lainnya, Feri terlihat serius menjalaninya. Selanjutnya, Feri mengitu ritual berikutnya yang dinamakan Ritual Kanuragan.

Gonang menjelaskan, ritual kejiwaan ini bertujuan untuk menyentuh jiwa. Sehingga, dia merasa bersalah atas apa yang sudah dilakukannya selama ini.

"Ritual ini juga diiringi dengan kalimat dzikir tasbih dan tahmid," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk ritual kanuragan, bertujuan agar Feriansyah tidak ketergantungan lagi dengan narkoba dalam menjalani aktivitasnya.

"Kanuragan ini diperlukan untuk membentuk jiwa yang tegar. Sehingga dalam melakukan aktivitas, dia tidak lagi ketergantungan," imbuhya.

Dia menambahkan, selain menjalani sejumlah ritual, Feri juga diberi minuman khusus untuk mempercepat keluarnya racun yang selama ini mengendap di tubuhnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak