alexametrics

Mobil Terbakar, 2 Warga Lubuklinggau Tewas Terpanggang

loading...
Mobil Terbakar, 2 Warga Lubuklinggau Tewas Terpanggang
Nasib nahas dialami dua warga Kota Lubuklinggau yakni Suparman (35) sopir dan kernetnya, Muhammad (30). Keduanya tewas terpanggang di dalam Pikap Grandmax BG 8061 PD. Foto iNews TV/Era NW
A+ A-
MUSIRAWAS - Nasib nahas dialami dua warga Kota Lubuklinggau yakni Suparman (35) sopir dan kernetnya, Muhammad (30). Keduanya tewas terpanggang di dalam Pikap Daihatsu Grandmax BG 8061 PD, setelah mobil yang dikendarai keluar jalur hingga terbalik dan terbakar, Rabu (25/9/2019) pagi.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian tragis diduga terjadi bermula, mobil yang dikendarai korban dari arah Sekayu menuju ke arah Lubuklinggau.

Setiba di lokasi kejadian, diduga sopir mengantuk hingga mobil tersebut keluar dari badan jalan sebelah kiri lalu banting setir ke kanan hingga menyebabkan mobil terguling lalu terbakar. Akibatnya, kedua korban di dalam mobil tewas seketika akibat terpanggang karena kondisi mobil terbakar.



Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Lakitan, Iptu Romi saat dikonfirmasi membenarkan adanya lakalantas yang mengakibatkan sopir dan kernet tewas di lokasi akibat terbakar. "Benar, memang ada lakalantas dan kedua korbannya tewas di lokasi," timpalnya.

Kapolsek menambahkan informasi lakalantas diketahui laporan dari warga sekitar pukul 04.00 WIB, berdasarkan informasi itu anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dan api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB dengan menggunakan APAR.

"Selanjutnya kedua jenazah dievakuasi dari dalam mobil dan membawa korban ke Puskesmas Muara Lakitan," tandasnya.

Kejadian ini sempat menjadi tontonan pengendara dan warga serta membuat kemacetan terjadi di Jalan Lintas Lubuklinggau Sekayu, tepatnya Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak